Breaking News:

FOKUS

FOKUS : Bikin Bangga Indonesia

Di tengah hingar bingar kabar pandemi corona, datang dua kabar gembira dari Jepang. Duo lifter junior-senior Indonesia

Penulis: galih permadi | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/grafis/bram
Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi 

Oleh Galih Permadi

Wartawan Tribun Jateng

Di tengah hingar bingar kabar pandemi corona, datang dua kabar gembira dari Jepang. Duo lifter junior-senior Indonesia, Windy Cantik Aisah dan Eko Yuli Irawan mengharumkan Indonesia dengan menyumbang medali Olimpiade Tokyo 2020 cabang olahraga angkat besi.

Windy meraih medali perunggu di kelas 49 kilogram, Sabtu (24/7/2021), sedangkan Eko mendapatkan medali perak di kelas 61 kilogram, Minggu (25/7/2021).

Raihan ini membuat keduanya mencetak sejarah dan melanjutkan tradisi medali cabor angkat besi sejak Olimpiade Sydney 2000. Mojang Bandung berusia 19 tahun itu mencetak sejarah bagi angkat besi Indonesia sebagai pemegang rekor terbaik di kelas 49 kilogram putri Indonesia sejak Olimpiade Helsinki 1952.

Windy juga menorehkan rekor pribadi dengan total beban 194 kilogram lebih berat ketika menjadi Juara Dunia Junior 2021 dengan total 191 kilogram.Prestasi Windy juga melampaui prestasi sang bunda, Siti Aisah yang menorehkan medali perak di Kejuaraan Dunia 1988.

Sementara itu, Eko Yuli mencatatkan sejarah sebagai atlet Indonesia pengoleksi medali terbanyak di ajang empat tahunan itu. Ia memperoleh empat medali sejak melakoni debut di Olimpiade Beijing 2008.

Olimpiade Beijing 2008, Eko Yuli Irawan meraih medali perunggu di kelas 56 kilogram, lalu kembali meraih medali perunggu ketika turun di kelas 62 kilogram pada Olimpiade London 2012. Mantan penggembala kambing itu meraih medali perak ketika turun di kelas 62 kilogram di Olimpiade Rio 2016.

Raihan medali Eko Yuli Irawan mengalahkan legenda angkat besi putri Indonesia, Raema Lisa Rumbawes dengan meraih tiga medali Olimpiade Sydney (perak), Athena (perak), dan Beijing (perunggu) pada periode 2000-2008.

Di tengah kebahagiaan Windy dan Eko, juga ada kabar gembira di tanah air dengan berakhirnya PPKM Darurat. Meskipun, Presiden Jokowi menyatakan perpanjangan PPKM Level 4 hingga 2 Agustus mendatang.

"Dengan mempertimbangkan aspek kesehatan, aspek ekonomi, dan dinamika sosial, saya memutuskan untuk melanjutkan penerapan PPKM level 4 dari tanggal 26 Juli sampai dengan 2 Agustus 2021," kata Presiden Jokowi, Minggu (25/7).

Dalam PPKM level 4, Pasar rakyat jual sembako diperbolehkan dibuka seperti biasa. Pasar rakyat selain jual sembako diperbolehkan buka hingga pukul 21.00 dengan kapasitas maksimum 50 persen.

PKL, toko kelontong, bengkel, dan usaha kecil sejenis diperbolehkan buka hingga pukul 21.00. Warung makan, lapak jajanan sejenisnya memiliki lapak usaha di ruang terbuka diperbolehkan buka sampai pukul 20.00 dan waktu makan untuk pengunjung maksimal 20 menit.

Presiden meminta aturan tersebut dipenuhi dengan protokol kesehatan ketat. Pengaturan teknis aturan diserahkan ke pemerintah daerah. Dua kabar gembira tersebut setidaknya memberikan angin segar bagi kita semua di tengah pandemi.

Windy dan Eko, dua dari ratusan juta warga Indonesia membuat Indonesia bangga dengan caranya sebagai atlet. Sementara kita yang bukan atlet, bisa bikin bangga Indonesia dengan cara masing-masing. Salah satunya bikin bangga negara dengan tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Demi meraih medali untuk Indonesia: terbebas dari pandemi corona.(*)

Baca juga: Hotline Semarang : Pengetatan Pemeriksaan Kesehatan di Bandara Ahmad Yani Sampai Kapan?

Baca juga: Selebgram Herlin Kenza Resmi Tersangka, Komitmen Akan Tetap Posting Konten Sesuai Jadwal

Baca juga: Ribuan Tentara AS Akan Ikuti Latihan Garuda Shields di Indonesia, 330 Telah Mendarat di Palembang

Baca juga: UPDATE MAYAT DALAM KARUNG: Saat Sakarotul Maut Korban Sempat Tanya pada Pelaku Kenapa Dia Dibunuh

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved