Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Kesehatan

Manfaat Melati Hutan Atasi Pembengkakan Kelenjar Getah Bening Hingga Nyeri Haid

Melati hutan (Jasminum subtriplinerve) merupakan tumbuhan semak dengan batang ramping yang merayap di atas tanah dan memanjat ke vegetasi sekitarnya.

Tayang:
Editor: galih permadi
Budi Santoso/BKSDA Jateng
Melati hutan 

TRIBUNJATENG.COM - Melati hutan (Jasminum subtriplinerve) merupakan tumbuhan semak dengan batang ramping yang merayap di atas tanah dan memanjat ke vegetasi sekitarnya.

Batangnya dilaporkan memiliki panjang hingga 20 meter di Indo-Cina, meskipun panjangnya hanya 1 - 5 meter di tempat lain.

Tanaman ini dipanen dari alam untuk penggunaan lokal sebagai obat dan sumber bahan.

Meski berbeda dengan bunga melati yang biasa dibuat campuran the (Jasminum ovicinale) melati hutan tetap wangi meski tidak sekuat J. ovicinale, namun tetap berkhasiat.

Manfaat

Kepala KPHK Pati Barat, PEH Muda pada BKSDA Jateng, Budi Santoso menjelaskan infus daun melati biasa diberikan kepada wanita setelah melahirkan.

Rebusan daun segar digunakan untuk mencuci luka dan mengatasi masalah kulit.

Sebuah tapal dari daun yang dihancurkan digunakan untuk mengobati bisul dan mastitis.

"Tunas muda kering digunakan dalam pengobatan limfadenopati, metritis, galaktoforitis, keputihan, rematik, ostalgia, impetigo, dismenorea dan hematometra," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Senin (26/7/2021).

Budi menambahkan ekstrak akar yang ditumbuk digunakan untuk mengobati demam quotidian.

Tanaman tersebut telah menunjukkan aktivitas antibiotik terhadap Staphylococcus aureus dan Streptococcus hemolyticus.

Penggunaan lainnya batangnya dapat digunakan untuk menganyam dan mengikat, atau digunakan untuk membuat tali dan alas panic.

Habitat
Dapat tmbuh dengan baik di daerah berhutan yang agak lembab, terutama pada lereng dan semak belukar dengan ketinggian di bawah 2.000 mdpl.

Anggota genus ini umumnya tumbuh baik di bawah sinar matahari penuh atau teduh parsial, lebih menyukai tanah yang subur, kaya humus, lembab tetapi berdrainase baik.

Kandungan kimia
Kandungan minyak atsiri daun Jasminum subtriplinerve (Oleaceae) setelah dianalisis dengan menggunakan teknik kromatografi gas-flame ionisation detector (GC-FID) dan kromatografi gas-spektrometri massa (GC-MS) teknik.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved