Breaking News:

Berita Ekonomi

Sido Muncul Raih Laba Rp 1,65 Triliun Awal 2021, Jamu Herbal & Suplemen Penyumbang Terbesar

Performa keuangan yang positif kembali ditampilkan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO). Pada semester pertama 2021, penjualan dan lab

Editor: m nur huda
Tribunjateng.com/M Nafiul Haris
Menakertrans RI Muhammad Hanif Dhakiri didampingi Direktur PT Sido Muncul saat melihat langsung proses produksi obat herbal kemasan tolak angin di PT Sido Muncul, Kabupaten Semarang, Rabu (20/3/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Performa keuangan yang positif kembali ditampilkan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO).

Pada semester pertama 2021, penjualan dan laba bersih SIDO tumbuh hingga dua digit.

Penjualan produsen jamu terbesar di Indonesia itu mengalami kenaikan 13,36% menjadi Rp 1,65 triliun.

Penjualan produk jamu herbal dan suplemen masih menjadi penyumbang terbesar, yakni mencapai Rp 1,06 triliun.

Pada periode sama tahun sebelumnya, nilai penjualan di segmen ini masih sekitar Rp 923,20 miliar.

Sementara dari segmen makanan dan minuman menyumbang penjualan sekitar Rp 526,24 miliar dan segmen farmasi Rp 27,09 miliar.

Pada paruh pertama tahun ini, Sido Muncul membukukan laba usaha Rp 620,74 miliar, berbanding Rp 507,60 miliar di semester I-2020.

Sementara laba periode berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk tumbuh 21,32% menjadi sekitar Rp 502 miliar.

Dus, laba per saham (earning per share/EPS) Sido Muncul membaik dari Rp 13,90 di semester I-2020 menjadi Rp 16,86 pada semester I-2021.

Sumber: (KONTAN)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved