Breaking News:

DPRD Jateng

DPRD Jawa Tengah Setujui Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2020

DPRD Jawa Tengah akhirnya menyetujui Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: Daniel Ari Purnomo
DPRD Jateng
Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah sekaligus pimpinan sidang paripurna, Quatly A Alkatiri, menandatangani berita acara keputusan DPRD Jawa Tengah tentang persetujuan Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2020 di ruang sidang paripurna DPRD Jawa Tengah, Rabu (28/7/2021). 

Kemudian, untuk sumber pendapatan yang berasal dari dana transfer pemerintah pusat agar pemerintah daerah fokus pada peningkatan dana insentif daerah (DID) melalui rencana aksi yang jelas dan terukur.

Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jawa Tengah diminta agar melakukan penyempurnaan SOP pada pelayanan pajak kendaraan bermotor (PKB). Serta, melakukan perbaikan sistem dan aplikasi Sakpole yang dilakukan oleh Bapenda dan Polda Jawa Tengah.

"Di era pandemi Covid-19 ini perlu memberikan berbagai keringanan pajak atau retribusi kepada dunia usaha," lanjutnya.

Tak hanya Bapenda, Banggar DPRD Jawa Tengah juga memberi rekomendasi Dinas Kesehatan agar memperbaiki pengelolaan obat di gudang Farmasi Semarang dan menelusuri selisih persediaan obat sebesar Rp 686,765 juta yang belum dapat dijelaskan.

"Perlunya evaluasi atas besaran jenis persediaan obat-obatan dan persediaan alat dan bahan yang sebagian mungkin akan diserahkan kepada masyarakat atau pihak ketiga pada tempat penyimpanan persediaan tersebut," ujarnya.

Masih kata Urip, Pemprov Jawa Tengah agar memanfaatkan sementara uang daerah yang belum digunakan termasuk yang di kas BLUD untuk diinvestasikan dalam jangka pendek pada rekening deposito bank yang dipilih.

Hal itu dengan memperhatikan keamanan dana dan sistem deposito yang fleksibel serta tidak mengganggu likuiditas kas daerah. Dan sejumlah rekomendasi lainnya.

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang hadir secara langsung dalam sidang paripurna, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh anggota dewan atas persetujuan dan rekomendasi yang diberikan.

"Kami menyampaikan terima kasih atas partisipasi yang luar biasa para anggota DPRD Jawa Tengah atas pembahasan rancangan keputusan DPRD yang pada hari ini akhirnya bisa ditetapkan menjadi peraturan daerah," katanya.

Lebih lanjut Ganjar mengatakan, keputusan bersama atas laporan pertanggungjawaban tersebut akan segera disampaikan ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk dimintakan evaluasi.

"Hasil evaluasi itu tentu saja dipergunakan sebagai dasar penyempurnaan Raperda untuk ditetapkan menjadi Perda Provinsi Jawa Tengah," pungkasnya. (Nal)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved