Breaking News:

Berita Regional

Di Bali Puluhan Hotel Dijual karena Terdampak Pandemi Covid-19, Jumlah Tamu Tak Sebanding

Dampak pandemi covid-19 yang belum juga mereda, banyak hotel dan restoran di Kabupaten Badung, Bali dijual. Hal itu lantaran kondisi pariwisata di Ba

Editor: m nur huda
SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI 

TRIBUNJATENG.COM, BALI - Dampak pandemi covid-19 yang belum juga mereda, banyak hotel dan restoran di Kabupaten Badung, Bali dijual.

Hal itu lantaran kondisi pariwisata di Badung tengah mati suri.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung, I Gusti Agung Rai Suryawijaya mengakui kini banyak aset hotel dan restoran di Badung yang dijual disebabkan oleh dampak dari pandemi Covid-19.

"Selain itu tingginya biaya operasional yang diperlukan juga menyebabkan puluhan hotel terpaksa dijual," katanya, sebagaimana dilansir dari Tribun Bali, Kamis (29/7/2021).

Sebelumnya, data sampai bulan Juni, jumlah hotel dan restoran yang sudah dijual dan pailit ada sekitar 50 unit.

Untuk hotel bintang tiga dengan 100 kamar, dalam kondisi buka diperlukan biaya operasional mencapai Rp 300 juta sampai Rp 400 juta perbulan.

Sedangkan dalam keadaan tutup diperlukan biaya minimal Rp 50 juta sampai Rp100 juta perbulan.

"Kalau dilihat dari tingkat hunian yang saat ini hanya 10 persen dari jumlah kamar yang tersedia di Bali melebihi 146 ribu," katanya.

Dicontohkan pula kalau nantinya hunian hotel bisa mencapai 7.000 sampai 9.000 wisatawan itu jumlahnya masih sangat sedikit.

Bahkan semua itu pun tentunya tidak sebanding.

Halaman
12
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved