Rabu, 6 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Viral

Sepekan Setelah Vaksin, Pak RT di Magetan Meninggal Terpapar Covid-19, Warga Keheranan

Kabar meninggalnya korban menyisakan keheranan bagi warga setempat lantaran Jarwanto baru sepekan lalu menjalani vaksinasi

Tayang:
Editor: muslimah
Surya/Doni Prasetyo
Ny. Sukinem (kanan) dan putrinya memberi keterangan kepada wartawan, Jumat (30/7/2021). Ny. Sukinem merupakan istri Jarwanto, Ketua RT di Dusun Babadan, Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, yang meninggal terpapar Covid-19, sepekan setelah menjalani vaksinasi. 

TRIBUNJATENG.COM, MAGETAN -  Kesedihan masih menyelimuti keluarga Jarwanto (40), seorang Ketua RT di Dusun Babadan, Kelurahan Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Ia meninggal dunia akibat terpapar Covid-19.

Kabar meninggalnya korban menyisakan keheranan bagi warga setempat lantaran Jarwanto baru sepekan lalu menjalani vaksinasi.

Jarwanto meninggal dalam perawatan di RSUD dr Sayidin Magetan setelah menerima vaksinasi Covid-19 sepekan sebelumnya.

Saat menjalani vaksinasi, mendiang Jarwanto bermaksud memberi contoh kepada warganya agar bersedia divaksin di Balai Desa Pojoksari, tetangga desa setempat.

Namun sepekan kemudian, stamina bapak satu putri itu tiba-tiba drop dan meninggal setelah dirawat di RSUD.

Baca juga: Berapa Lama Merebus Jahe agar Khasiat Tak Hilang? Jangan Kaget kalau Banyak yang Selama Ini Salah

Baca juga: Kenali Gejala Post Covid-19, Masih Bisakah Menularkan? Begini Kata Dokter

Karena dirawat di masa pandemi, ia pun dinyatakan meninggal karena terpapar Covid-19.

"Dalam kondisi drop, matanya terbuka tetapi tidak bisa melihat sekelilingnya, bicaranya juga tidak jelas,"kata Suwito, salah seorang warga Desa Baron, Kecamatan/Kabupaten Magetan, yang juga saudara ipar Jarwanto kepada Surya, Kamis (29/7/2021) lalu.

"Badan sudah lemas, tidak bisa jalan. Kondisi itu terjadi sepekan setelah divaksin," imbuhnya.

Dijauhi Tetangga

Dan karena meninggalnya almarhum Jarwanto dikabarkan kena Covid-19, istri dan anaknya sempat dijauhi tetangga.

Karena itulah pihak keluarga melakukan swab test ke Puskesmas Sukomoro.

"Istri dan anak almarhum, saya antarkan untuk swab test ke Puskesmas Sukomoro, hasilnya negatif," ujar Suwito.

"Tetapi demi menjadi kebaikan semua, istri dan anak almarhum kami minta di rumah sementara, anggap isolasi mandiri," lanjut Suwito.

Dari informasi yang didapatkan, Jarwanto menghembuskan nafas terakhirnya di RSUD dr Sayidiman setelah mengalami drop.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved