Breaking News:

PPKM Level 4

Kasus Covid-19 di Kota Semarang Turun Selama PPKM Level 4, Diperpanjang atau Tidak? Ini Kata Hendi

Kasus Covid-19 di Kota Semarang selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mengalami penurunan yang signifikan.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: galih permadi
humas pemkot semarang
Walikota Semarang, Hendrar Prihadi 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG  - Kasus Covid-19 di Kota Semarang selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mengalami penurunan yang signifikan.

Wali Kota Semarang, Hendrar Pribadi mengatakan, statistik kasus Covid-19 menunjukan hal yang sangat positif. Dari sisi kasus, penderita Covid-19 di ibu kota Jawa Tengah kian menurun.

Terbaru, berdasarkan data pada laman siagacorona.semarangkota.go.id, hingga Senin pukul 15.00, tercatat 916 penderita Covid-19. Sebanyak 574 merupakan warga Semarang dan 342 warga luar kota.

Penurunan kasus tersebut berdampak pada semakin turunnya bed occupancy ratio (BOR) tempat isolasi terpusat maupun rumah sakit.

"BOR semakin turun, tinggal 32 persen. Banyak tempat isolasi kosong. Jumlah penderita 900an itu sama warga yang isoman. Ini semakin baik, semakin turun dari jumlah 3.000an sebelum PPKM," jelasnya.

Seiring BOR menurun, Hendi akan meminta warga yang saat ini melakukan isolasi mandiri untuk menempati isolasi terpusat agar lebih mudah mendapatkan penanganan.

Di sisi lain mengenai PPKM, dia masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat apakah dibuka dengan kelonggaran atau masih tetap berada pada PPKM level 4.

"Kita nunggu tentang ppkm berikutnya apakah sudah dibuka dengan kelonggaran  atau masih tetap PPKM level 4 kita tunggu sampai malam," ucapnya.

Hendi juga meminta masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan meski kasus Covid-19 sudah mengalami penurunan.

"Jadikan pengalaman guru terbaik kita. Saat kemarin kita abai dengan prokes, tidak mau divaksin, yang begitu-begitu penyembuhannya cukup sulit dibanding yang sudah divaksin.

Belajar dari pengalaman gimana caranya supaya kuat," terangnya. (eyf)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved