Breaking News:

Berita Solo

PN Solo Vonis Lukas Jayadi Penembak Mobil Alphard 10 Tahun Penjara 

PN berikan vonis 10 tahun penjara kepada Lukas Jayadi, terdakwa penembak mobil Toyota Alphard milik bos tekstil di Gilingan, Banjarsari.

Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/MUHAMMAD SHOLEKAN
Terpidana kasus penembakan mobil Toyota Alphard milik bos tekstil Lukas Jayadi saat melakukan rekontruksi penembakan beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pengadilan Negeri (PN) berikan vonis 10 tahun penjara kepada Lukas Jayadi, terdakwa penembak mobil Toyota Alphard milik bos tekstil di Gilingan, Banjarsari, pada 2 Desember 2020 lalu. 

Vonis itu dibacakan hakim ketua Sunggul Simanjuntak dan didampingi hakim anggota Heri Soemanto serta Hasanur Rachmansyah di PN Solo, Rabu (4/8/2021). 

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan Jaksa Penuntun Umum (JPU), yakni 12 tahun penjara. 

"Kami menghormati keputusan hakim (soal vonis itu-red)," kata penasihan hukum korban, Mohammad Saifuddin kepada awak media usai sidang. 

Baca juga: Damkar Sambangi PKL Mijen Semarang Dulu Disemprot Air, Sekarang Diberi Sembako

Baca juga: Fasilitasi Tenaga Kerja Terdampak Covid-19, Dispernaker Salatiga Buka Layanan Aduan Pekerja

Baca juga: Masuk PPKM Level 3, Aturan Mulai Dilonggarkan, Sekda Ucapkan Terima Kasih kepada Warga

Dia menjelaskan, hal yang memberatkan hukuman menurut hakim adalah terpenuhi unsur Pasal 340 KUHP jo Pasal 53 tentang pembunuhan berencana

Baca juga: Pedagang di Pasar Pepedan Kabupaten Tegal Galang Donasi untuk Pedagang yang Isoman dan Sakit

"Terdakwa juga dinilai tidak kooperatif dan berbelit-belit dalam memberikan keterangan. Yang meringankaan mungkin faktor usia," jelasnya. 

Sementara itu, kerabat Lukas Jayadi, Ester saat ditemui awak media enggan berbicara banyak. 

"Kami akan berkoordinasi lebih dulu dengan tim penasihan hukum," tuturnya. 

Diketahui, kasus penembakan itu bermula saat korban berinisial IN (72) warga Tegal Harjo, Jebres, Solo bersama sang sopir K (42) mengendarai mobil Toyota Alphard dari rumah menuju Hotel The Royal Surakarta Heritage di Jalan Slamet Riyadi. 

Pada saat melintas di depan Gereja Kepunton, korban tiba-tiba dihentikan oleh pelaku bersama istri dan menuju ke gudang di Jalan Monginsidi, Gilingan, Banjarsari, Kecamatan Banjarsari. 

Sesampainya di lokasi Lukas turun dari mobil dan menyuruh sopir membantu mengangkat barang, namun korban tidak mau lantaran melihatnya telah membawa senpi. 

Baca juga: PPKM Diperpanjang, FPKS DPRD Jateng Minta Pemprov Perhatikan Ekonomi Masyarakat Kelas Bawah

Baca juga: Upaya Pulihkan Ekonomi, Bupati Kudus HM Hartopo ke Pasar Temui Sri Mulyani

Sopir langsung tancap gas hingga akhirnya pelaku menembaki mobil sebanyak delapan kali tembakan. 

Tembakan mengenai samping kanan sebanyak empat bekas tembakan, samping kiri dua bekas tembakan, depan satu bekas tembakan dan belakang satu bekas tembakan.(*) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved