Berita Batang
Siap Bertugas, 72 Calon Paskibraka Batang Menjalani Vaksinasi
72 Calon Paskibraka Kabupaten Batang menjalani vaksinasi dosis pertama sebelum bertugas.
Penulis: dina indriani | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - 72 Calon Paskibraka Kabupaten Batang menjalani vaksinasi dosis pertama sebelum bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan HUT ke-76 RI.
Koordinator Lapangan Paskibraka, Rheza Gilang Irawan mengatakan jumlah keseluruhan calon Paskibraka ada 74, namun karena salah satu anggota ada yang terindikasi Covid-19 sehingga saat ini menjalani isolasi terpusat di Wisma Atlet Sarengat.
“Kalau anggota yang satunya lagi karena rumahnya di Jakarta, tapi sekolahnya di Batang, jadi tidak divaksinasi di sini,” tuturnya, Rabu (4/8/2021).
Baca juga: Ditinggal Penjaga Salat Subuh, Satu Set Komputer di Balai Desa Doyong, Sragen Raib
Baca juga: Tanggapi Sejumlah Camat Diduga Langgar Protokol Kesehatan, Joko: Menjadi Pelajaran untuk Semuanya.
Baca juga: Jawaban Soeharto saat Soekarno Bertanya: Aku Iki Arep Mbok Apakke?
Dikatakannya, karena masih pandemi untuk pola pelatihan calon Paskibraka tahun ini jauh berbeda dengan tahun sebelumnya.
“Darii awal seleksi saja kami sudah menerapkan sistem online, terus saat latihan juga memakai protokol kesehatan, sebelum divaksin adik-adik calon Paskibraka sudah menjalani swab, untuk memastikan kesiapan kondisi fisik,” jelasnya.
Ia mengucapkan terima kasih atas perhatian Pemkab Batang dengan memfasilitasi vaksinasi untuk kalangan pelajar, khususnya para calon Paskibraka.
“Dengan cara ini kita sudah bisa mencegah maupun mengurangi risiko penularan Covid-19 di area Paskibaraka,” ujarnya.
Kepala Bidang Kepemudaan dan Olahraga Disparpora, Siswanto mengatakan vaksinasi yang diberikan kepada calon Paskibraka sangat tepat, karena kondisi yang rawan penularan Covid-19.
“Nantinya anak-anak dalam berlatih maupun bertugas tidak ada yang tertular virus, sebelum vaksinasi kami juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan diarahkan untuk menjalani tes swab di PSC 119,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Batang III, dr. Wiwit Widayati menambahkan vaksinasi terhadap anak usia sekolah yakni di bawah 18 tahun, ini merupakan yang pertama dilakukan di Kabupaten Batang.
Proses skrining pun ada sedikit perbedaan, yaitu pemeriksaannya lebih detail dengan mengajukan beberapa pertanyaan.
Baca juga: Ratusan Pelamar CPNS di Karanganyar Dinyatakan Tidak Lolos Seleksi Administrasi
Baca juga: Pekerja Seni, Ormas dan Mahasiswa di Karanganyar Bakal Jadi Sasaran Vaksinasi
Baca juga: 5 Aplikasi Mining Bitcoin di Android dan iOS 2021, Bisa Dapat Mata Uang Crypto dari Smartphone
“Seperti misal dalam satu bulan ini siswa mendapat vaksinasi lain selain vaksin Covid-19, pernahkan terpapar atau ada riwayat kontak langsung dengan penderita Corona dan lainnya,” imbuhnya.
Dikatakannya vaksin yang digunakan adalah Sinovac dengan takaran sama 0,5 ml.
“Semangat yang diusung nantinya setelah para siswa divaksinasi akan timbul kekebalan tubuh yang lebih baik sehingga pengendalian terhadap Covid-19 nantinya juga semakin baik,” pungkasnya. (*)