Berita Jateng
Ajak Warga Gunakan BBM Ramah Lingkungan Dinas ESDM Jateng Wajibkan Kendaraan Dinas Diisi Pertamax
Seluruh kendaraan dinas diwajibkan untuk menggunakan BBM ramah lingkungan khususnya Pertamax Series.
Pasalnya, selama ini penggunaan BBM dengan RON rendah memberikan dampak terhadap polusi lingkungan yang cukup besar, meski harganya lebih murah.
"Harga murah kan selama ini karena disubsidi pemerintah. Tapi imbasnya terhadap pencemaran lingkungan cukup besar. Jadi sudah saatnya memang masyarakat gunakan BBM ramah lingkungan," katanya.
Abdul Mufid juga menyayangkan sikap pemerintah yang tidak konsisten dalam menerapkan kebijakan BBM ramah lingkungan.
Padahal, pihaknya sangat mendukung penghapusan BBM dengan RON rendah yang seharusnya sudah dilakukan sejak 4 tahun yang lalu.
"Kami sebenarnya menyayangkan sikap pemerintah yang maju mundur menerapkan BBM yang ramah lingkungan.
Karena mungkin mengambil kebijakan populis tapi tidak menguntungkan secara jangka panjang," imbuhnya.
Menurut Mufid, penggunaan BBM ramah lingkungan juga akan membantu beban pemerintah yang selama ini memberikan subsidi cukup besar.
Baca juga: Cara Pendaftaran Vaksin Covid-19 Bagi Masyarakat yang Belum Memiliki NIK
Baca juga: Manchester City Tawarkan Uang Fantastis di Transfer Grealish, Bakal Pecahkan Rekor Pogba ke MU
Baca juga: Lawan Salzburg, Barcelona Tumbang Lewat Gol Detik Akhir
Nantinya anggaran subsidi itu bisa dialihkan untuk sektor yang lebih tepat seperti pendidikan, pangan, dan sektor transportasi publik dan jaringan pengaman sosial.
"Saat ini pemerintah banyak meluncurkan program jaring pengaman sosial. Jadi subsidi bisa dialihkan ke sana yang lebih tepat sasaran," ungkapnya.
Untuk mengedukasi masyarakat semakin menggunakan BBM ramah lingkungan, dibutuhkan beberapa pendekatan. Diantaranya dengan memastikan kendaraan yang ada memenuhi standar penggunaan BBM ramah lingkungan.
"Selain itu pendekatan sistemnya, pemerintah harus menghapus BBM yang tidak ramah lingkungan dan mengantisipasi impactnya dengan memberikan subsidi tepat sasaran," tegasnya.(*)