Berita Korupsi
Alasan Kenapa MAKI Mendesak Erick Thohir untuk Mencopot Komisari BUMN Emir Moeis
Eks terpidana kasus korupsi proyek pembangunan PLTU di Tarahan, Lampung Izedrik Emir Moeis ditunjuk menjadi komisaris anak usaha PT Pupuk Indonesia
Adnan menilai penunjukan Emir Moeis sebagai komisaris perusahaan tersebut menunjukkan adanya kemunduran dalam pengelolaan BUMN oleh pemerintah.
"Saya kira memang ada kemunduran dalam pengelolaan BUMN kita. Karena adanya pembiaran soal rangkap jabatan yang masif, korupsi yang kerugiannya harus ditambal oleh APBN melalui skema-skema tertentu, termasuk merekrut komisaris (pengawas) dari latar belakang eks napi korupsi," kata Adnan.
Atas hal ini, Adnan mengaku tak heran apabila sebagian besar BUMN tidak menghasilkan kinerja yang baik. Terlebih, menurut dia, penunjukan Emir Moeis ini seakan merupakan bentuk pemakluman terhadap tindak pidana korupsi.
Sebab, eks narapidana korupsi bisa kembali menduduki jabatan publik usai menjalani hukuman. "Jadi saya kira ada pemakluman terhadap korupsi yang membuat para eks napi korupsi bisa menjadi pejabat publik lagi," kata Adnan.
Adapun PT Pupuk Indonesia (Persero) dalam pernyataan resminya menyatakan bahwa pengangkatan Emir Moeis sebagai komisaris sudah sesuai ketentuan yang ada.
"Pengangkatan ini sudah mengikuti ketentuan dan persyaratan yang ada," kata SVP of Corporate Communication PT Pupuk Indonesia, Wijaya Laksana.(tribun network/ham/dod)
Baca juga: Mahfud MD Blak-blakan Saat Ini Para Koruptor Bersatu Ingin Balas Dendam
Baca juga: Novel Baswedan Geram Merasa Disingkirkan di KPK: Ada Orang yang Selaras Kepentingan Koruptor
Baca juga: KPK Jelaskan Alasan Koruptor Tak Bisa Ditangkap Saat Kabur Ke Singapura, Dilindungi Negara
Baca juga: Artidjo Alkostar Meninggal Dunia, Ini Daftar Koruptor yang Pernah Dibikin Nangis Bombay
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/emir-moeis.jpg)