Berita Pendidikan
Mahasiswa Kependidikan Unnes Laksanakan PLP Secara Hybrid, 3 Ribu Calon Guru Diterjunkan ke Sekolah
Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes), Prof Fathur Rokhman melepas 3.324 mahasiswa yang mengikuti Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP)
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Rektor Universitas Negeri Semarang (Unnes), Prof Fathur Rokhman melepas 3.324 mahasiswa yang mengikuti Program Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP).
PLP diadakan di 10 Kabupaten kota yang ada di Jawa Tengah. Acara pelepasan dilaksanakan secara virtual.
Prof Fathur Rokhman menyatakan program PLP ini akan memberikan pengalaman mengajar secara nyata kepada mahasiswa khususnya calon guru.
Sehingga,mereka siap menjadi guru profesional dan berdaya saing.
"Unnes sebagai LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan) menyiapkan guru profesional dan berkualitas. Untuk itu, PLP ini dapat dijadikan wahana mahasiswa untuk menerapkan dan mengembangkan pengetahuan selama kuliah," kata Fathur melalui keterangan tertulis, Minggu (8/8/2021).
Baca juga: Mbah Yanah, Lansia Pemungut Sayur Bekas Asal Kramat Kabupaten Tegal, Akhirnya Dapat Bedah Rumah.
Baca juga: Bisnis Potong Rambutnya Turun Drastis saat Pandemi, Kini Feri Buka Jasa Home Servis
Mahasiswa program PLP ini diharapkan mengimplementasikan ilmu sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik di masa kini.
Serta memberikan pengalaman nyata suasana fisik dan psikologis dari proses pendidikan.
Kemudian, kata dia, mampu meningkatkan mutu dan profesionalisme di bidang pendidikan yang akan ditekuni dan memahami arti pentingnya pendidikan yang akan digeluti nantinya.
Prof Fathur juga berharap agar mahasiswa peserta PLP memiliki kompetensi pedagogis, kepribadian, sosial kemanusiaan dan profesional.
Sehingga nantinya akan menjadi guru yang berkualitas, kreatif, dan berdaya saing.
Selain itu, lanjutnya, guru harus memiliki kecakapan di era disrupsi dalam menyiapkan peserta didik untuk memiliki kecakapan abad ke-21.
"Berpikir kritis dalam analisis, kreatif dan inovatif, komunikatif, kolaboratif. Semua itu harus dimiliki guru dalam menyiapkan peserta didik," jelasnya.
Sementara, Kepala Pusat Pengembangan Program Pengalaman Lapangan (PPL), Soedjatmiko menjelaskan tahun ini untuk pertama kalinya Unnes melaksanakan Program PLP sebagai pengganti Program PPL.
Hal Ini didasari dari keluarnya Permenristekdikti No 55 tahun 2017 tentang Standar Nasional Pendidikan guru.
"PLP dilaksanakan selama 31 hari kerja atau selama 42 hari kalender dimana mahasiswa diterjunakan pada 5 Agustus dan akan ditarik pada 16 September 2021," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/program-pengenalan-lapangan-persekolahan-plp.jpg)