Breaking News:

Berita Kudus

Masih Banyak yang Menumpuk, Bansos Beras 10 Kilogram di Kudus Baru Sasar Empat Kecamatan

Penyaluran beras 10 kilogram di Kabupaten Kudus untuk keluarga penerima manfaat (KPM) sampai saat ini belum menyasar seluruhnya.

Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Tumpukan beras Bansos sebelum diserahkan kepada KPM di Kecamatan Kota Kudus 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Penyaluran beras 10 kilogram di Kabupaten Kudus untuk keluarga penerima manfaat (KPM) sampai saat ini belum menyasar seluruhnya.

Sampai saat ini penyalurannya baru tuntas di empat kecamatan.

"Penyaluran beras yang sudah di empat kecamatan. Kecamatan Kota, Kaliwungu, Bae, dan Mejobo," kata Kepala Dinas Sosial Kudus, Mundir, Minggu (8/8/2021).

Baca juga: Desa Kartun Pertama di Indonesia, Desa Sidareja Purbalingga Tempatnya Seniman Muda Ditempa

Baca juga: Lestarikan Budaya, Dari Banyumas Eko Kuntowibowo Produksi Seperangkat Gamelan

Baca juga: Cari Kerja Kian Mudah, Disnakertrans Jateng Fasilitasi Pencari Kerja Lewat Platform Online E-Makaryo

Mundir melanjutkan, penyaluran beras yang tersebut berdasarkan jadwal di masing-masing desa.

Pasalnya, penyalurannya melibatkan pemerintah desa.

"Ada beberapa yang belum, karena memang menunggu jadwal. Koordinasinya dengan desa," tandas Mundir.

Untuk se-Kabupaten Kudus, KPM penerima beras merupakan peserta program Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Jumlahnya sebanyak 37.111 keluarga. Masing-masing keluarga mendapat 10 kilogram.

Sebelumnya, Bupati Kudus HM Hartopo memastikan agar beras tersebut tepat sasaran. Alias warga yang benar-benar membutuhkan yang mendapatkannya.

Oleh karenanya, dia meminta agar Dinas Sosial setempat melakukan evaluasi secara berkala.

Sementara itu, lanjut Mundir, dari data penerima  yang pihaknya pegang merupakan 60 persen dari total yang pihaknya ajukan ke Kementerian Sosial.

Baca juga: Jalur Pendakian Gunung Lawu Ditutup, Kakek Ini Tetap Jualan di Gerbang Basecamp Cemoro Kandang

Baca juga: Ini Psikologis Perempuan yang Diam Saat Suami Selingkuh, Kebanyakan Lebih Pilih Sukseskan Anak

Baca juga: Anak Takut Disuntik, Ini Beberapa Hal Yang Harus Dilakukan Orangtua

Sementara 40 persen yang tidak keluar, pihaknya masih belum mengetahui.

"Kementerian Sosial belum mengeluarkan informasi. Data kami kirimkan terakhir pada Februari 2021," kata dia. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved