Jumat, 1 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Malam Satu Suro

Cara Bersihkan Keris Atau Pusaka di Malam 1 Suro & Bahan yang Digunakan, Jangan Lupa Berdoa

Dalam proses jamasan, salah satu benda pusaka yang hingga kini selalu memiliki nilai sentimental tersendiri adalah keris. Namun selain keris, ada pu

Tayang:
Editor: m nur huda
YouTube
Penampakan Keris Naga Siluman Pangeran Diponegoro yang sempat disimpan di Belanda 

Tahap pertama yang dilakukan oleh Nasip adalah mencelupkan keris ke dalam air kembang.

Lalu, dia menggosok keris dengan air jeruk nipis.

Adapun, air jeruk nipis berfungsi untuk menghilangkan karat pada keris. Proses ini terus dilakukan sampai karat mulai hilang.

“Kalau sudah hilang, dicelup ke air lagi sampai air jeruk nipisnya hilang,” tuturnya.

Celup ke air warangan

Setelah air jeruk nipis hilang, keris akan dicelup ke dalam air warangan atau air yang dicampur arsenik.

Air ini berwarna hitam pekat, dan berbau menyengat.

Nasip menjelaskan, bahwa air ini berfungsi untuk memunculkan motif pada keris.

Proses ini hanya dilakukan 15-20 menit saja sampai motif terlihat kembali.

Ndaru Handokoaji sedang melakukan ngumbah keris di rumahnya Jalan Batan Timur Raya No 44 Semarang, Senin (9/8/21). Ndaru sudah 30 tahun menekuni jasa ngumbah keris. Ndaru sendiri adalah generasi kedua yang menggeluti jasa ngumbah keris meneruskan alm bapaknya yang bernama Subronto.
Ndaru Handokoaji sedang melakukan ngumbah keris di rumahnya Jalan Batan Timur Raya No 44 Semarang, Senin (9/8/21). Ndaru sudah 30 tahun menekuni jasa ngumbah keris. Ndaru sendiri adalah generasi kedua yang menggeluti jasa ngumbah keris meneruskan alm bapaknya yang bernama Subronto. (TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Keris dibersihkan pakai sabun

Setelah dicelup ke air warangan, keris akan diangkat untuk dicelup ke air biasa lagi dan dibersihkan dengan sabun.

Setelah itu, keris akan dibilas menggunakan air dan dikeringkan dengan handuk.

Lalu, keris akan dioles dengan minyak melati agar berkilau dan wangi.

Nasip mengungkapkan, sebagian besar masyarakat Jawa masih percaya bahwa keris merupakan benda pusaka yang dianggap memiliki kekuatan ghaib.

Menurutnya, dengan mencuci keris secara rutin, selain pada malam satu suro, hal tersebut juga bisa merawat “isi” atau “tuah” yang ada di dalam keris.

Tentunya agar keris tidak berkarat juga.(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Begini Proses Pembersihan Keris pada Malam Satu Suro

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved