Breaking News:

Berita Pati

 PPKM Diperpanjang Hingga 16 Agustus, Imigrasi Pati Hanya Layani Permohonan Darurat

Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai 16 Agustus 2021 mendatang

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: muslimah
Humas Kantor Imigrasi Pati
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati Hasanin 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sampai 16 Agustus 2021 mendatang. 

Hal tersebut disampaikan Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan, melalui siaran langsung Kanal Youtube resmi Sekretariat Presiden. 

"Atas arahan Presiden Republik Indonesia, PPKM level 4, 3, dan 2 di Jawa Bali akan diperpanjang hingga 16 Agustus," kata Luhut, Senin (9/8/2021).

Menyikapi hal ini, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati Hasanin mengatakan, pihaknya akan tetap memberlakukan kebijakan penghentian sementara layanan keimigrasian secara tatap muka selama perpanjangan PPKM. 

"Dengan perpanjangan ini, maka Imigrasi Pati juga menyesuaikan dengan tetap menghentikan sementara pelayanan tatap muka hingga 16 Agustus. Prinsipnya kami mengikuti arahan pemerintah pusat dalam rangka meminimalisasi peningkatan kasus Covid 19," kata Hasanin dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Selasa (10/8/2021).

Pelayanan paspor RI bagi WNI sebagaimana yang telah diterapkan sejak awal penerapan PPKM hanya diberikan pada pemohon paspor RI untuk kebutuhan darurat dan mendesak yang tidak dapat ditunda. 

Di antara kebutuhan darurat tersebut ialah berobat, tugas kedinasan, dan kunjungan mendesak.

Selain itu, calon mahasiswa yang akan belajar ke luar negeri dan mereka yang akan memenuhi panggilan kerja di luar negeri juga dapat dilayani. 

Sedangkan Warga Negara Asing (WNA) dilayani secara online melalui Aplikasi Izin Tinggal Online. 

"Paspor RI untuk WNI hanya dilayani untuk kepentingan darurat dan mendesak yang tidak dapat ditunda. Tentunya nanti berkordinasi dulu dengan petugas kami. Adapun WNA kami layani secara online. WNA memasukan permohonan secara online dan pengambilan biometriknya dilakukan setelah PPKM berakhir," jelas Hasanin. 

Tercatat, sejak awal PPKM hingga saat ini, Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Pati telah melayani 16 pemohon paspor RI untuk kebutuhan darurat dan mendesak. 

Rinciannya, 9 orang dalam rangka tugas kedinasan, 5 orang dalam rangka sekolah, dan 2 orang dalam rangka memenuhi panggilan kerja. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved