Berita Kudus
Disambut Antusiasme Warga, Sukun Group dan Kodim Gelar Vaksinasi Anak dan Remaja
Vaksinasi anak dan remaja secara massal pertama di Kudus berlangsung di halaman Sukuntex Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kudus, Kamis (12/8/2021).
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Vaksinasi anak dan remaja secara massal pertama di Kudus berlangsung di halaman Sukuntex Desa Jurang, Kecamatan Gebog, Kudus, Kamis (12/8/2021).
Vaksinasi yang diselenggarakan Klinik Pratama Sukun Group (KPSG) dan Kodim 0732/Kudus itu diharapkan bisa mempercepat digelarnya pembelajaran tatap muka (PTM).
"Ketika mereka (remaja) telah divaksin bisa saja dilakukan sekolah tatap muka, kasihan mereka sudah satu setengah tahun belajar online. Banyak kendalanya," ujar Kepala Klinik Pratama Sukun Group, Sunaryo Gana, di lokasi vaksinasi.
Vaksinasi berlangsung lancar dan tertib. Pesertanya yakni usia 13 sampai 17 tahun.
Baca juga: Soal Ajakan Penjarahan di Blora, Ganjar Pranowo: Jangan Bikin Keributan
Baca juga: Kartu Nikah Bentuk Fisik Akan Dihapuskan Per Agustus Ini, Kartu Nikah Digital Jadi Gantinya
Baca juga: Update Virus Corona Kota Semarang Kamis 12 Agustus 2021, Semarang Barat Tertinggi Tugu Terendah
Tingginya animo peserta membuat sejumlah anggota TNI berikut satuan pengamanan Sukun
Group mengatur peserta vaksinasi agar tetap sesuai dengan protokol kesehatan.
Untuk kuota vaksin sendiri sebanyak 1.000 dosis.
Vaksin yang dipakai yakni Sinovac.
Sementara animo peserta begitu banyak.
"Target hari ini 1.000 dosis disuntikkan. Kalau saya lihat (peserta) lebih dari 1.000," kata dia.
Melihat tingginya animo anak maupun remaja dalam mengikuti vaksinasi, pihaknya berharap dari Kodim 0722 Kudus maupun Pemerintah Kabupaten Kudus bisa kembali mengirim vaksin ke KPSG.
Agar vaksinasi anak dan remaja tahap berikutnya bisa kembali dilakukan.
Dengan begitu, kekebalan komunal bisa terbentuk.
Selain vaksinasi anak dan remaja, Sukun Group telah menggelar vaksinasi sekitar 17 dosis. Vaksinasi tersebut menyasar masyarakat umum dan lansia.
Baca juga: Kartu Nikah Bentuk Fisik Akan Dihapuskan Per Agustus Ini, Kartu Nikah Digital Jadi Gantinya
Baca juga: Jawaban Menohok Rachel Vennya Dituding Beri Contoh Buruk ke Anak Gegara Umbar Kemesraan Bareng Pacar
Baca juga: Ketua MUI KH Miftachul Akhyar Alami Kecelakaan, Wapres Doakan agar Segera Pulih
Sejauh ini juga belum ditemukan keluhan warga yang mengalami kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI).
"Sejak awal vaksin belum menemukan KIPI," tandas Sunaryo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/vaksinasi-anak-dan-remaja-1-1.jpg)