Berita Kebumen
Gadis di Kebumen Dirudapaksa Ayah Kandung sampai Trauma, Sempat Memilih Diam
Sungguh malang nasib gadis di bawah umur, sebut saja Bunga (16), warga Kecamatan Karangsambung
Penulis: khoirul muzaki | Editor: muslimah
TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Sungguh malang nasib gadis di bawah umur, sebut saja Bunga (16), warga Kecamatan Karangsambung.
Orang tua yang harusnya membimbing dan membantunya meraih mimpi, justru menghancurkan masa depannya.
Ia dirudapaksa oleh ayah kandungnya sendiri, PR (37).
Dijelaskan Kapolres Kebumen AKBP Piter Yanottama melalui Wakapolres Kompol Edi Wibowo saat konferensi pers, perbuatan tak pantas itu dilakukan pada hari Minggu (6/6) sekitar pukul 09.00 WIB.
Baca juga: 4 Tahun Rudapaksa Putrinya, Pengakuan Ayah Kandung: Saya Rayu Dia Tiap Ada Kesempatan
Baca juga: Motif Peternak Bebek Rebut Senjata dan Tembak Mati Polisi, Tetangga Ketakutan karena Ancamannya
Baca juga: Termasuk Membantu Menyehatkan Ginjal, Ini 9 Manfaat Pisang Kepok Rebus yang Jarang Diketahui
Agar aksinya tak terbongkar, tersangka mengancam korban agar tidak bercerita kepada siapapun, termasuk ibunya.
Aksinya dilakukan di dalam kamar Bunga, saat ia sedang berkemas akan pergi merantau ke Jakarta untuk bekerja.
Saat itu kondisi rumah kosong.
Karena perilaku bejat ayahnya itu, korban mengalami trauma.
"Ia memilih diam dan tidak bercerita kepada siapapun termasuk ibunya," jelas Kompol Edi Wibowo, Kamis (19/8/2021).
Setelah berselang beberapa waktu, saat Bunga sudah di Jakarta, ia dihubungi kembali ayahnya yang memintanya segera pulang.
Setelah dihubungi tersangka, korban semakin merasa trauma.
Ia takut kekerasan itu akan terulang kembali saat ia pulang ke rumah.
Akhirnya, ia memberanikan diri menceritakan kejadian yang dialaminya kepada ibunya.
Ibunya tinggal satu rumah dengan tersangka di Karangsambung Kebumen.
Bagai disambar petir di siang bolong, akhirnya sang istri mengetahui aksi bejat suaminya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/konferensi021.jpg)