Rabu, 22 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Ibu Hamil Positif Covid-19 Meninggal di Ambulans, Jalan yang Dilalui Rusak Parah dan Macet

Seorang ibu hamil positif covid-19 meninggal di ambulans saat perjalanan menuju rumah sakit.

Editor: rival al manaf
Tribunjambi/Abdullah Usman
Kondisi jalan yang becek dan berlumpur, membuat tumlukan kendaraan dari dua arah terjadi di Desa Siau. Beberapa sopir kendaraan terpaksa harus menginap di jalan, Selasa (17/8) 

TRIBUNJATENG.COM, JAMBI - Seorang ibu hamil positif covid-19 meninggal di ambulans saat perjalanan menuju rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi di di Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Di media sosial sempat ramai dibahas ibu hamil meninggal karena ambulans yang membawanya terjebak macet.

Informasi yang dihimpun Tribun, wanita hamil itu meninggal dunia sebelum tiba di rumah sakit.

Baca juga: Oknum TNI yang Halangi Laju Ambulans Bawa Bayi Kritis Ditahan dan Dijerat Pasal Berlapis

Baca juga: Detik-detik Sopir Ambulans Kabur saat Jemput Pasien Isoman, Warga Ngamuk Bawa Parang dan Bensin

Baca juga: Saya Keluar Ambulans, Warga Sudah Bawa Parang dan Bensin, Teriak Bakar-bakar

Baca juga: Spion Motornya Kesenggol, Oknum TNI Halangi dan Gebrak Pintu Kaca Ambulans yang Bawa Bayi Kritis

Salah seorang warga berinisial HM menyebut ada beberapa faktor yang membuat ambulans terlambat datang ke rumah sakit.

"Jalan rusak parah, jadi di ambulans itu mungkin goncangannya sangat kuat, jadi ibu itu semakin lemas," kata HM, kepada Tribun.

Dia mengatakan persoalan di sana bukan soal kemacetan saja, tapi juga jalan rusak yang membuat kendaraan susah lewat.

"Kemacetan itu akibat jalannya rusak. Jadi sebenarnya saling berhubungan. Ambulans itu bisa lewat, tapi jadi lama sampai karena jalan rusak," tuturnya.

Sementara itu Kepala Desa Siau, Sarman menolak meninggalnya ibu hamil itu disebut karena ambulans terjebak kemacetan

Ia  mengatakan bahwa ambulans itu tidak terjebak macet.

"Pada saat itu saya sedang di lokasi. Kondisi lalulintas saat itu tidak terlalu macet," ucap Sarman, pada Rabu(18/8/2021).

Sarman juga mengatakan ambulans selalu diprioritaskan untuk lewat.

"Jadi kalau dibilang pasien meninggal karena terjebak macet, tidak benar," ujarnya.

Dia mengakui memang saat itu ambulans sempat terhalang oleh satu mobil.

Namun mobil di depannya langsung menyingkir dan dibantu warga.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved