Breaking News:

Bangga Sragen

Warga Binaan Lapas Kelas IIA Sragen Ikuti Vaksinasi Gemolong Kedua

Warga binaan Lembaga Kemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sragen yang belum tervaksin di gelombang pertama, mengikuti vaksinasi Covid-19 selanjutnya

Istimewa/Lapas Sragen
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati ketika pantau vaksinasi di Lapas Kelas IIA Sragen, Sabtu (21/8/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN – Warga binaan Lembaga Kemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sragen yang belum tervaksin di gelombang pertama, mengikuti vaksinasi Covid-19 selanjutnya di Aula Lapas, Sabtu (21/8/2021).

Vaksinasi yang sebelumnya telah dilakukan serbuan vaksinasi dari Kodim 0725/Sragen pada (23/7/2021) lalu, kini vaksinasi Covid-19 dilakukan oleh Pemkab Sragen.

Dalam vaksinasi gelombang kedua ini, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Sragen Hargiyanto meninjau langsung.

Vaksinasi ini menyasar sebanyak 369 warga binaan, namun 75 orang tidak dapat tervaksin. Hal ini dikarenakan beberapa kendala, seperti Penyintas, tidak ada NIK dan warga binaan yang sakit.

"Vaksinasi hari ini targetnya 369 warga binaan, tapi tervaksin 294. Yang tidak tervaksin 75 karena ada penyintas 39, tidak ada NIK 33."

"Ada yang sakit dua orang dan WNI satu orang," kata Kasi Pembinaan Nara Pidana dan Anak Didik Lapas Kelas IIA Sragen, Agung Hascahyo kepada Tribunjateng.com.

Dari total 548 warga binaan dengan rincian 62 orang tahanan dan 486 orang napi kini sebanyak 484 warga binaan telah divaksin Covid-19.

Sementara itu, Pemkab Sragen hari ini mulai melakukan vaksinasi terhadap difabel dengan cara jemput bola. Yakni melakukan vaksinasi di balai Desa setempat.

Bupati Yuni beserta rombongan melakukan pengecekan di vaksinasi difabel di Desa Sambungmacan, di Puskesmas Gondang, Balai Desa Sambi dan Balai Desa Dawung.

Sebelumnya Pemkab telah melakukan vaksinasi terhadap difabel terpusat di halaman Kantor UPTPK kompleks Kantor Bupati Sragen, Sabtu (7/8/2021) lalu.

Namun dari 600 undangan yang disebar kepada difabel di 20 kecamatan di Sragen hanya 160 difabel yang hadir untuk vaksin. Sehingga hari ini dilakukan vaksinasi jemput bola.

Bupati mengatakan di Kabupaten Sragen difabel yang terdata di Dinas Sosial (Dinsos) Sragen sebanyak 4.000. Para Difabel ini akan menerima vaksin dosis Sinopharm.

Sementara itu Kepala DKK Sragen, Hargiyanto mengatakan per hari ini pihaknya telah melakukan vaksinasi sebanyak 1.826 untuk dosis pertama dan 329 untuk dosis kedua.

Dosis ketiga atau booster kepada para nakes sebanyak 620, sehingga total vaksinasi hari ini sebanyak 2.775. (uti)

Baca juga: Bupati Sragen Rindukan Meriahnya Perayaan Agustusan: Saya Rindu 2 Tahun Lalu

Baca juga: Cek Pembangunan RSUD Tangen, Bupati Sragen: Desember Harus Selesai

Baca juga: Bupati Sragen Rasakan Efek Vaksin Moderna Booster Selama Dua Hari, Pegal-pegal Hingga Panas

Baca juga: Alasan Bupati Sragen Beri Obat Ivermectin Bagi Pasien Corona

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved