Breaking News:

Berita otomotif

Akankah Relaksasi PPnBM DTP 100% yang Dikeluarkan Menkeu Akan Dilanjutkan?

Program relaksasi Pajak Penjualan atas Barang Mewah yang ditanggung pemerintah (PPnBM DTP) 100 persen untuk mobil berkapasitas hingga 1.500 cc

Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Catur waskito Edy

Namun, ada kekhawatiran penurunan besaran relaksasi PPnBM DTP menjadi 25 persen yang mulai berlaku 1 September 2021 tidak akan menarik lagi bagi konsumen. Akibatnya, momentum pertumbuhan yang sudah ada bisa hilang. Gaikindo pun berharap PPnBM DTP 100 persen itu dapat diperpanjang hingga akhir 2021.

Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara menyebut, program relaksasi itu sangat positif. Tidak hanya bagi industri otomotif, tapi juga industri terkait lain, termasuk sektor UMKM.

Apalagi, rasio kepemilikan mobil di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara ASEAN lain, yakni 99 unit per 1.000 penduduk. Sebagai perbandingan, rasio kepemilikan mobil di Singapura 211/1.000 penduduk, Thailand 275/1.000 penduduk, Malaysia 490/1.000 penduduk, dan Brunei Darussalam 805/1.000 penduduk.

Adapun, Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (Ilmate) Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Taufik Bawazier menegaskan, berdasarkan simulasi perhitungan yang dilakukan, penurunan harga sebesar 1 persen akan mendorong kenaikan volume penjualan hingga 3 persen.

Ia menilai, kebijakan PPnBM DTP 100 persen itu sudah tepat, karena mampu memberikan efek bola salju. Sebab, jika penjualan naik, maka banyak lapangan kerja yang terbuka, pendapatan masyarakat meningkat, dan konsumsi naik.

Taufik pun berharap program itu bisa terus digulirkan. Apalagi, dia menambahkan, industri otomotif pada 2019 memberikan kontribusi Rp 700 triliun terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), dengan jumlah tenaga kerja sekitar 1,5 juta orang.

"Kebijakan relaksasi PPnBM DTP 100 persen ini sangat positif dan patut dipertimbangkan untuk diteruskan, agar momentum pertumbuhan yang ada bisa berkelanjutan. Apalagi, industri otomotif ini memiliki dampak multi efek terhadap sektor-sektor ekonomi," tandasnya. (idy)

Baca juga: Wuling Bikin Program Seru untuk pegawai BUMN dan BUMD, Ini Persyaratannya

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Senin 23 Agustus 2021, Scorpio Hilangkan Perasaan Ingin Mendua

Baca juga: Hari Ini (23/8): Daftar Harga Emas di Pegadaian

Baca juga: Hasil Lengkap dan Klasemen Liga Inggris: Chelsea dan Liverpool di Puncak dengan Poin Sama

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved