Berita Kendal
Forpek Minta Bupati Kendal Longgarkan PPKM dan Utamakan Vaksinasi Pengusaha Event
Forpek Kendal meminta kelonggaran kebijakan bupati agar usaha yang digeluti masing-masing pelaku usaha bisa hidup kembali.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Mulai dari kegiatan berskala kecil hingga kegiatan besar berkonsep era new normal.
Seperti contoh hiburan dengan pembatasan ketat dengan memanfaatkan aset usaha yang ada. Artinya, ada kebijakan yang mendukung pelaku usaha event memaksimalkan alat yang masih ada untuk bangkit.
"Kita sudah siapkan skema konsep baru yang mendukung pencegahan Covid-19. Misal event resepsi pernikahan, kita sudah siapkan juknis dari pra acara hingga pasca acara. Ada tim pendamping prokes juga nantinya," jelas Irham.
Plt Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi mengatakan, pada prinsipnya Disporapar dan bupati Kendal sudah menerima usulan Forpek.
Pihaknya menegaskan bahwa, aturan yang sudah dikeluarkan pemerintah daerah merupakan intruksi dari pemerintah pusat dan provinsi untuk mengendalikan Covid-19.
Namun demikian, bupati meminta Forpek harus jadi organisasi atau wadah semua pelaku usaha event di Kendal dan bertanggungjawab penuh pada anggotanya.
Artinya, jika nanti sudah ada kebijakan yang mendukung Forpek, jangan sampai ada unsur kepentingan kelompok atau individu tertentu.
Sehingga, tidak ada yang akan menyalahgunakan kebijakan untuk keuntungan pribadi atau kelompok saja.
"Forpek diminta pak bupati untuk update pendataan. Nantinya ada semacam rangkuman dalam bentuk tertulis yang disampaikan ke bupati. Kita Disporapar juga diminta untuk mengkaji hal-hal yang diusulkan Forpek," tuturnya.
Selain kelonggaran kebijakan, Forpek juga berharap Pemkab Kendal memprioritaskan vaksinasi kepada para pelaku event sebagai upaya persiapan ke depannya. (Sam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/musthakim-forpek.jpg)