Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Menu Diet

Menu Diet Flexitarian yang kaya Manfaat, Berat Badan Turun Sekaligus Cegah Diabetes hingga Kanker

Jika tertarik untuk menjalankan diet flexitarian, maka hal yang harus kita ingat ialah prinsip dari diet flexitarian

Tayang:
Editor: muslimah
Ilustrasi diet(Rawpixel Ltd) 

TRIBUNJAJATENG.COM - Pernah dengar Menu Diet Flexitarian?

Bagi yang tengah mencari program diet untuk menurunkan berat badan, mungkin ini bisa jadi pilihan.

Cukup rekomended karena menu Diet Flexitarian ini ternyata sangat aman dan fleksibel loh.

Penasaran Menu Diet Flexitarian?

Ilustrasi
Ilustrasi (Youtube.com)

Terkadang pasti kita pernah menjalani diet vegetarian namun tidak sanggup karena pantangannya terlalu berat.

Jika itu yang sedang dirasakan, maka cara terbaiknya ialah menggunakan metode diet flexitarian, yakni diet semi vegetarian yang masih memperbolehkan kita untuk memakan daging.

Baca juga: Apa Menu Diet Anda Hari Ini? Berikut 20 Makanan Rendah Kalori tapi Mengenyangkan

Baca juga: Menu Diet Rendah Karbohidrat bagi Pemula, Cara Sehat Menurunkan Berat Badan

Baca juga: Menu Diet Usia 40-an yang Dianjurkan Spesialis Gizi, Hndari Satu Makanan Jenis Ini

Mengutip Boldsky, flexitarian merupakan kombinasi dari dua kata “flexibel” dan “vegetarian” yang berarti pola makan menggunakan pendekatan vegetarian yang lebih fleksibel dibanding dengan pola makan vegetarian.

Pola diet flexitarian pertama kali dipopulerkan oleh pakar diet berlisensi dari Amerika Serikat, Dawn Jackson Blatner dalam bukunya yang berjudul The Flexitarian Diet: The Mostly Vegetarian Way to Lose Weight, Be Healthier, Prevent Diseases and Add Years to Your Life.

Diet flexitarian juga telah didukung oleh berbagai riset ilmiah dengan hasil penelitian bahwa diet flexitarian ampuh untuk menurunkan berat badan.

Pada pola makan flexitarian mengajak kita untuk merasakan pola makan vegetarian namun tetap mengkonsumsi produk hewani seperti daging.

Seperti apakah Menu Diet Flexitarian ini?

Menu Diet Flexitarian

Jika tertarik untuk menjalankan diet flexitarian, maka hal yang harus kita ingat ialah prinsip dari diet flexitarian ini yakni:

Makan banyak buah, sayur, kacang-kacangan, dan biji-bijian utuh.

Memfokuskan diri pada asupan protein nabati daripada protein hewani.

Fleksibel artinya kita tetap boleh memakan daging atau produk olahan berbahan dasar hewani.

Lebih sedikit memakan makanan hasil olahan dan perbanyak mengandalkan makanan alami.

Membatasi konsumsi gula tambahan dan makanan manis.

Nah, berikut adalah manfaat yang akan kita dapatkan jika rutin menjalani diet flexitarian ini.

1. Menurunkan Berat Badan

Tentu saja manfaat pertama yang akan kita dapatkan ketika rutin menjalani diet flexitarian ialah dapat menurunkan berat badan.

2. Menurunkan Kolesterol

Tak hanya itu, jika rutin menjalani diet flexitarian akan berdampak pada menurunnya kadar kolesterol darah.

Karena banyak mengkonsumsi makanan tinggi serat, diet flexitarian akan mampu memutus siklus kembalinya kolesterol dari usus halus ke hati.

3. Mengurangi Risiko Diabetes

Makanan yang dikonsumsi pegiat flexitarian ialah gandum yang memiliki serat tinggi, yang mampu mendukung metabolisme tubuh menjadi lebih lancar

Metabolisme tubuh yang baik akan melepas glukosa sehingga energi dapat bertahan dari pagi hingga siang hari.

4. Mencegah Kanker

Karena sifat diet flexitarian ialah semi-vegetarian, tentu saja yang dikonsumsi lebih banyak buah, sayur, biji-bijian, dan kacang-kacangan.

Biji-bijian dan kacang-kacangan inilah yang berfungsi untuk mencegah kanker.

Menurut penelitian, orang dengan semi vegetarian memiliki kemungkinan 8 persen lebih kecil terkena risiko kanker usus besar dibandingkan dengan non vegetarian. (Sajian Sedap) 

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved