Jumat, 24 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

Kejadian Bencana Alam di Karanganyar Menurun

Kejadian bencana alam di Kabupaten Karanganyar mulai dari awal tahun hingga Juni 2021 mengalami penurunan

Penulis: Agus Iswadi | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG/AGUS ISWADI
Kejadian tanah longsor di Desa Nglegok Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar pada akhir Desember 2019 lalu.  

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Kejadian bencana alam di Kabupaten Karanganyar mulai dari awal tahun hingga Juni 2021 mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun lalu. 

Berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar, tercatat ada 96 kejadian bencana mulai dari awal Januari hingga 30 Juni 2021.

Kejadian didominasi tanah longsor, angin ribut dan kebakaran. Sedangkan pada tahun sebelumnya, tercatat ada 105 kejadian dari awal tahun hingga Juni 2020. 

Kalakhar BPBD Karanganyar, Bagus Darmadi menyampaikan, memang ada penurunan jumlah kejadian bencana alam tahun ini dibandingkan dengan tahun lalu meski tidak terlalu signifikan. 

Dia menuturkan, kejadian bencana alam tahun ini didominasi tanah longsor di wilayah Kecamatan Tawangmangu, Ngargoyoso, Jenawi dan Jatiyoso.

Selain jumlah kejadian bencana menurun, dampak yang ditimbulkan akibat bencana alam juga mengalami penurunan dibandingkan tahun lalu.

Sedangkan korban jiwa akibat bencana alam tahun ini tidak ada. 

"Tahun lalu ada 105 kejadian. Jumlah korban terdampak 1.034.

Tapi tahun ini ada 96 kejadian dan jumlah dampak korban 259," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Kamis (26/8/2021). 

Menurutnya, jumlah kejadian bencana alam tahun ini menurun dibandingkan dengan tahun lalu dikarenakan faktor cuaca.

Mengingat curah hujan tahun ini tidak terlalu tinggi. 

Meski jumlah kejadian bencana alam mengalami penurunan, lanjut Bagus, personel tetap siaga dan selalu koordinasi dengan jaring relawan di masing-masing daerah.

Masyarakat yang berada di lokasi rawan bencana semisal tanah longsor juga diminta supaya tetap waspada. 

Seperti diberitakan sebelumnya, BPBD Karanganyar akan memasang satu alat deteksi tanah longsor atau early warning system (EWS) di wilayah Kecamatan Jatiyoso Kabupaten Karanganyar

Kasi Kesiapsiagaan BPBD Karanganyar, Hartoko mengatakan, satu unit EWS tersebut merupakan bantuan dari Pusat Studi Bencana (PSB) UNS Solo.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved