Breaking News:

Universitas Ivet Semarang

Tim KKN Universitas Ivet Semarang Desa Jinggotan Kembang Jepara Hasilkan Jahe Instan

Peningkatan jumlah penderita Covid 19 di Indonesia Pasca libur lebaran 2021 lalu menjadi perhatian dari berbagai kalangan.

Editor: abduh imanulhaq
UNIVERSITAS IVET
Mahasiswa KKN Universitas Ivet bersama warga Desa Jinggotan membuat produksi olahan jahe yang menjadi program unggulan KKN angkatan III periode Juli-Agustus 2021 

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Peningkatan jumlah penderita Covid-19 di Indonesia pasca libur Lebaran 2021 menjadi perhatian berbagai kalangan.

Salah satunya kelompok mahasiswa yang tergabung dalam tim Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ivet (Unisvet) Desa Jinggotan, Kembang, Jepara.

Mahasiswa KKN Desa Jinggotan membuat olahan dari tanaman obat keluarga yaitu jahe yang dibuat menjadi bubuk instan.

Sehingga merupakan program unggulan dari kegiatan KKN Universitas Ivet angkatan III periode Juli hingga Agustus 2021 dengan mengusung tema Back To Village.

Koordinator mahasiswa KKN Sri Darmiyati menuturkan kegiatan yang dilaksanakan di antaranya mengajak masyarakat menjaga kesehatan dengan olahraga, melakukan doa bersama, dan menanam jenis tanaman obat keluarga yaitu jahe.

"Kami memilih membuat produk minuman jahe karena bahan baku mudah diperoleh dan mudah ditanam di mana saja. bisa dalam pot atau dilahan terbuka. Jahe banyak mengandung vitamin C dan magnesium. Kandungan ini membantu tubuh untuk memperkuat sistem imun di masa pandemi saat ini,"ujarnya.

Sri Darmiyati menambahkan cara pengolahan jahe menjadi bubuk instan yang siap diminum sangat mudah, tahan lama dan praktis dalam penyimpanannya.

"Tidak ada kendala dalam pembuatanya karena sangat mudah sekali. Apalagi alat penggilingan juga sudah ada berkat bantuan dari pemerintah program Rumah Kreatif Binaan (RKB) Kabupaten Jepara. Kemudian juga sudah memiliki izin produksi bersertifikat sehingga tentu mempermudah dalam pemasaran,"imbuhannya.

Kepala Desa Jinggotan Sholikin mendukung program tim KKN Universitas Ivet.

"Kami memberikan kesempatan yang besar kepada mahasiswa KKN Universitas Ivet bersama masyarakat RT 5 RW 2 mengembangkan tanaman obat keluarga ini menjadi produk unggulan desa kami. Sehingga desa kami bisa mandiri dan meningkatkan pendapatan masyarakat Desa Jinggotan," tuturnya.

Carik Desa Jinggotan Didin Ardiansyah langsung mengajak bekerja sama dengan memasukkan produk olahan jahe instan hasil produksi mahasiswa Universitas Ivet yang tergabung dalam tim KKN di Jinggo Cafe.

"Dengan pengenalan pengolahan produksi jahe tim KKN di Desa Jinggotan, masyarakat ikut serta menjual produk jahe secara online. Kemudian menerima pesanan jahe instan dan dititipkan di warung- warung mereka," ujar Didin Ardiansyah.

Dosen Pembimbing Lapangan Irna Anjarsari MPd memberikan tanggapan positif atas kinerja tim KKN Universitas Ivet tersebut.

"Kami sangat bangga kepada mahasiswa KKN di desa Jinggotan ini. Mayoritas sudah bekerja namun semangat dan ide kreatif mereka dalam mengikuti kegiatan KKN ini begitu besar. Terbukti dengan adanya hasil olahan mereka yang tentunya akan laku untuk dijual di pasaran. Apalagi di tengah masa pandemi Covid-19 ini. Kami juga akan ikut bekerja sama dalam menjualkan hasil produksi mahasiswa sehingga akan semakin luas pemasarannya," ujar dosen sekaligus Sekretaris Jurusan Prodi PG PAUD Universitas Ivet itu. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved