Breaking News:

Berita Demak

Bupati Demak Eistianah Target Kota Wali Bersih dari Karaoke Liar, 3 Tempat Nyanyi Langsung Ditutup

Bupati Demak  Eistianah menindak tegas tiga tempat karaoke liar yang beroperasi di Kecamatan Wonosalam.

Penulis: Muhammad Yunan Setiawan | Editor: moh anhar
HUMAS PEMKAB DEMAK
Bupati Demak Eistianah saat ikut merazia keberadaan karaoke liar di Kabupaten Demak, Senin (30/8/2021). Dia menegaskan akan menutup karaoke liar di Kota Wali. 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Bupati Demak  Eistianah menindak tegas keberadaan tempat karaoke liar. 

Bersama Forkompimda dan Satgas Covid-19, ia turun langsung ke lapangan untuk mengecek tempat hiburan tersebut, Minggu (29/8/2021).

Menurut Eisti,  kegiatan tersebut dilakukan merujuk pada UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Inmendagri Nomor 35 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3-4, SE Bupati Nomor 440.1/39 Tahun 2021 tentang PPKM Level 3 di Kabupaten Demak, SK Bupati Demak Nomor 440.1/310/2021 tentang Satgas Covid-19 Kabupaten Demak.

Tidak tanggung-tanggung, Bupati Demak Eistianah menutup tiga tempat karaoke liar yang beroperasi di Kecamatan Wonosalam.

Baca juga: Beraksi di 11 TKP Wilayah Rembang - Pati, Dua Orang Spesialis Pencuri Motor Akhirnya Diciduk Polisi

Baca juga: Kasus Pembunuhan Hana Mama Muda Banjarnegara, Polda Jateng: Mengarah ke Suami

Baca juga: Boleh Mengajukan Permohonan ke Telkomsel Melacak Aktivitas Panggilan WA?

Penutupan tempat karaoke ini, kata dia, dalam rangka menegakkan Peraturan Daerah Nomor 11 Tahun 2018.

Sementara itu, Kapolres Demak AKBP Budi Adhy Buono menerangkan, selain melanggar perda, beroperasinya tempat karaoke juga melanggar aturan PPKM Level 3.

"Harus dilakukan tindakan penyidikan lebih lanjut terutama terhadap pemilik karaoke dengan dasar UU Nomor 6 Tahun 2019 tentang Kekarantinaan Kesehatan dan UU Nomor 7 Tahun 2015 tentang Perdagangan," kata dia saat mempin razia di tempat karaoke.

Dalam razia tersebut, petugas menyita peralatan karaoke dan ratusan botol miras.

Selain itu juga sebanyak 56 pemandu lagu, belasan pengunjung, dan pemilik juga diamankan.

Perwira polisi berpangkat melati dua itu menekankan razia karaoke ini akan terus dilaksanakan sampai Kota Wali bersih dari karaoke liar.

Baca juga: Kunjungan ke Cirebon, Menteri BUMN Apresiasi PLN Dukung 8 Ribu UMKM Hadapi Pandemi

Baca juga: Belasan Bocah Perguruan Silat Kera Sakti Sragen Nekat Konvoi Malming: Masih Bawah Umur

Baca juga: Mahasiswa Undip Semarang Kembangkan Aplikasi Pesaing PeduliLindungi: Lebih Komplet

"Kita akan tindak tegas bagi siapa saja yang nekat membuka karaoke di Kota Wali," imbuhnya.

Dia meminta dukungan masyarakat untuk menjaga kondusivitas Kabupaten Demak. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved