Minggu, 17 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pendidikan

Membangun Ekosistem Kewirausahaan, AKS Ibu Kartini Semarang Lolos Program Kemendikbudristek

Jumlah wirausahawan di Indonesia masih tergolong sangat sedikit dan jauh di bawah negara-negara tetangga.

Tayang:
Dokumentasi Humas
Tangkapan layar tim Akademi Kesejahteraan Sosial (AKS) Ibu Kartini Semarang memaparkan proposal program penguatan ekosistem kewirausahaan dilaksanakan secara daring. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jumlah wirausahawan di Indonesia masih tergolong sangat sedikit dan jauh di bawah negara-negara tetangga.

Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) ingin mendorong penduduk Indonesia lebih banyak berwirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan baru melalui para lulusan vokasi.

Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek pun membentuk program penguatan ekosistem kewirausahaan melalui Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV).

Akademi Kesejahteraan Sosial (AKS) Ibu Kartini Semarang lolos seleksi tahap II program penguatan ekosistem kewirausahaan PTPPV.

Baca juga: Klarifikasi Amanda Manopo soal Foto Mesranya dengan Arya Saloka, Sebut Bakal Tak Kerja Bareng Lagi

Baca juga: Pria Bertato Mawar Ditemukan Tewas Mengenaskan di Jalur Kereta Api

Baca juga: Kejati Jateng Amankan Pejabat BKK Jateng Cabang Brebes Atas Dugaan Korupsi Rp 2,2 Miliar

Baca juga: Not Angka Pianika Nadin Amizah Bertaut Beserta Liriknya

Pemaparan proposal program penguatan ekosistem kewirausahaan dilaksanakan secara daring pada 13 Agustus 2021.

Ketua pelaksana dari AKS Ibu Kartini, Esteria Priyanti mengatakan pihaknya memaparkan proposal kegiatan penguatan ekosistem kewirausahaan mahasiswa untuk bidang prioritas industri barang konsumsi (kuliner dan busana) dan industri jasa (rias).

"Besarnya manfaat yang diperoleh melalui program ini tentu menjadi nilai tambah bagi AKS Ibu Kartini dalam mewujudkan visi," kata Esteria, melalui keterangan tertulis, Selasa (31/8/2021).

Selain itu, kata dia, manfaat bagi mahasiswa yakni mendapat pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktik berwirausaha.

"Sedangkan manfaat bagi industri dan dunia kerja yaitu jalinan kerjasama sehingga dapat menghasilkan model kewirausahaan dan menghasilkan calon pengusaha bagi industri mitra," ujarnya.

Esteria Priyanti menambahkan, mitra dari program penguatan ekosistem kewirausahaan di AKS Ibu Kartini melibatkan lulusan dari AKS Ibu Kartini yang telah memiliki usaha

Tujuannya agar dapat memberikan masukan untuk pembuatan buku pedoman kewirausahaan mahasiswa yang terintegrasi pada mata kuliah.

Serta memberikan cerita sukses kepada mahasiswa pada kegiatan pelatihan kewirausahaan mahasiswa.

"Melalui kegiatan ini, AKS Ibu Kartini juga akan menjalin kerjasama dengan industri dan dunia kerja lain sehingga menghasilkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) baru terkait kegiatan kewirausahaan mahasiswa," katanya.

Baca juga: Tembakan ke Udara Ramaikan Langit Kabul Tanda Ditariknya Pasukan NATO, Taliban: Kami Udah Merdeka

Baca juga: Waspada Hujan Hari Ini, Prakiraan Cuaca Jawa Tengah dari BMKG Selasa 31 Agustus 2021

Baca juga: Hari Ini Pasukan AS Terakhir Ditarik dari Afghanistan, Akhiri Evakuasi dan Perang Puluhan Tahun

Sasaran dari program ini adalah mahasiswa semester III dari program studi Seni Kuliner, program studi Desain Busana dan program studi Tata Rias AKS Ibu Kartini.

Direktur AKS Ibu Kartini, Mien Zyahratil Umami menyampaikan, komitmen lembaga untuk menjaga keberlangsungan program ini di masa mendatang.

"Sehingga dapat meningkatkan wujud nyata peran pendidikan tinggi vokasi dalam mencetak lulusan yang memiliki jiwa kewirausahaan," imbuhnya.(mam)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved