Berita Pendidikan
Membangun Ekosistem Kewirausahaan, AKS Ibu Kartini Semarang Lolos Program Kemendikbudristek
Jumlah wirausahawan di Indonesia masih tergolong sangat sedikit dan jauh di bawah negara-negara tetangga.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: rival al manaf
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Jumlah wirausahawan di Indonesia masih tergolong sangat sedikit dan jauh di bawah negara-negara tetangga.
Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) ingin mendorong penduduk Indonesia lebih banyak berwirausaha dan menciptakan lapangan pekerjaan baru melalui para lulusan vokasi.
Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek pun membentuk program penguatan ekosistem kewirausahaan melalui Perguruan Tinggi Penyelenggara Pendidikan Vokasi (PTPPV).
Akademi Kesejahteraan Sosial (AKS) Ibu Kartini Semarang lolos seleksi tahap II program penguatan ekosistem kewirausahaan PTPPV.
Baca juga: Klarifikasi Amanda Manopo soal Foto Mesranya dengan Arya Saloka, Sebut Bakal Tak Kerja Bareng Lagi
Baca juga: Pria Bertato Mawar Ditemukan Tewas Mengenaskan di Jalur Kereta Api
Baca juga: Kejati Jateng Amankan Pejabat BKK Jateng Cabang Brebes Atas Dugaan Korupsi Rp 2,2 Miliar
Baca juga: Not Angka Pianika Nadin Amizah Bertaut Beserta Liriknya
Pemaparan proposal program penguatan ekosistem kewirausahaan dilaksanakan secara daring pada 13 Agustus 2021.
Ketua pelaksana dari AKS Ibu Kartini, Esteria Priyanti mengatakan pihaknya memaparkan proposal kegiatan penguatan ekosistem kewirausahaan mahasiswa untuk bidang prioritas industri barang konsumsi (kuliner dan busana) dan industri jasa (rias).
"Besarnya manfaat yang diperoleh melalui program ini tentu menjadi nilai tambah bagi AKS Ibu Kartini dalam mewujudkan visi," kata Esteria, melalui keterangan tertulis, Selasa (31/8/2021).
Selain itu, kata dia, manfaat bagi mahasiswa yakni mendapat pengetahuan, keterampilan, dan pengalaman praktik berwirausaha.
"Sedangkan manfaat bagi industri dan dunia kerja yaitu jalinan kerjasama sehingga dapat menghasilkan model kewirausahaan dan menghasilkan calon pengusaha bagi industri mitra," ujarnya.
Esteria Priyanti menambahkan, mitra dari program penguatan ekosistem kewirausahaan di AKS Ibu Kartini melibatkan lulusan dari AKS Ibu Kartini yang telah memiliki usaha
Tujuannya agar dapat memberikan masukan untuk pembuatan buku pedoman kewirausahaan mahasiswa yang terintegrasi pada mata kuliah.
Serta memberikan cerita sukses kepada mahasiswa pada kegiatan pelatihan kewirausahaan mahasiswa.
"Melalui kegiatan ini, AKS Ibu Kartini juga akan menjalin kerjasama dengan industri dan dunia kerja lain sehingga menghasilkan Perjanjian Kerja Sama (PKS) baru terkait kegiatan kewirausahaan mahasiswa," katanya.
Baca juga: Tembakan ke Udara Ramaikan Langit Kabul Tanda Ditariknya Pasukan NATO, Taliban: Kami Udah Merdeka
Baca juga: Waspada Hujan Hari Ini, Prakiraan Cuaca Jawa Tengah dari BMKG Selasa 31 Agustus 2021
Baca juga: Hari Ini Pasukan AS Terakhir Ditarik dari Afghanistan, Akhiri Evakuasi dan Perang Puluhan Tahun
Sasaran dari program ini adalah mahasiswa semester III dari program studi Seni Kuliner, program studi Desain Busana dan program studi Tata Rias AKS Ibu Kartini.
Direktur AKS Ibu Kartini, Mien Zyahratil Umami menyampaikan, komitmen lembaga untuk menjaga keberlangsungan program ini di masa mendatang.
"Sehingga dapat meningkatkan wujud nyata peran pendidikan tinggi vokasi dalam mencetak lulusan yang memiliki jiwa kewirausahaan," imbuhnya.(mam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tangkapan-layar-timakademi-kesejahteraan-sosial-aks.jpg)