Breaking News:

Berita Salatiga

Bunga Salatiga Menanggung Utang Rp 2,3 Miliar Tertipu Lelang Arisan Maryuni Kempling

Seorang wanita sebut saja Bunga lebih dulu menghela nafas panjang sebelum menceritakan pengalamannya mengikuti arisan Maryuni Kempling.

Penulis: hermawan Endra | Editor: galih permadi
KOMPAS.COM
Ilustrasi uang ratusan juta rupiah raib milik korban asuransi 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Seorang wanita sebut saja Bunga lebih dulu menghela nafas panjang sebelum menceritakan pengalamannya mengikuti arisan Maryuni Kempling.

Ia tidak mengira perkenalannya yang hanya hitungan bulan tersebut membuatnya kini merugi dan harus menanggung hutang hingga miliaran rupiah. 

Kepada Tribun Jateng narasumber yang meminta identitasnya dirahasiakan ini bercerita, mulai mengenal lelangan arisan Maryuni Kempling dari ajakan seorang pelanggannya bernama Resa. 

Awalnya ia ikut dalam nominal uang yang tidak begitu besar, yakni Rp 2 juta rupiah dan memperoleh untung Rp2,3 juta hanya dalam waktu dua minggu. 

"Awal tahun ini saya mulai mengenal Resa. Kebetulan dia itu pelanggan setia di usaha jastip saya. Hubungan kami semakin dekat dan dia sudah saya anggap seperti keluarga karena hampir setiap hari datang ke rumah," ujarnya. 

Merasa keuntungan yang diperoleh sangat menggiurkan, Bunga kemudian menaikan jumlah lelangan arisan hingga ratusan juta rupiah.

Bahkan dirinya memutuskan untuk menjadi reseller supaya bisa mendapatkan keuntungan lebih dari para anggota yang tergabung dalam grupnya. 

"Semakin besar lelangan maka keuntungan juga banyak. Misal ikut lelang Rp35 juta dalam dua minggu dapat Rp 50 juta.

Awalnya berjalan lancar tiba-tiba tanggal 16 Agustus kemarin Resa menghilang dan sejak saat itu uang yang telah disetorkan ikut lenyap," imbuhnya. 

Total Bunga memiliki jumlah anggota sebanyak 79 orang dengan total uang masuk ke lelangan arisan Maryuni Kempling mencapai Rp2,3 miliar.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved