BERITA NASIONAL
Dr Aqua: Nakes Harus Terus Belajar Memberi Pelayanan Melebihi Kepuasan Pelanggan
Siapapun yang mendapat amanah menjadi tenaga kesehatan (nakes). harus siap berada di garda terdepan jika bekerja di rumah sakit manapun.
Penulis: Erwin Ardian | Editor: Erwin Ardian
Dr Aqua menegaskan bahwa bagi para nakes dan guru tidak ada alasan untuk tidak bersyukur. Apalagi selama pandemi Covid-19 tetap mendapatkan banyak rejeki.
“Terutama karena sampai saat ini, di tengah pandemi Covid-19 kita masih diberikan kesehatan yang prima. Itu yang tidak bisa digantikan dengan uang berapapun. Semua nakes yang berada di sini sudah berperan penting baik secara langsung maupun tidak langsung dalam kaitan Covid-19. Peran besar ini yang pasti diapresiasi semua orang. Untuk inilah semua harus bersyukur,” ucapnya.
Terkait dengan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat, menurut anggota Dewan Pakar Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI) Pusat itu, seluruh pegawai perlu melaksanakan 3K. Hal itu merupakan kunci sukses dalam melakukan semua aktivitas.
"K" yang pertama, tambah Dr Aqua adalah Kredibilitas. Sebagai nakes di Rumah Sakit Hikmah Sawi harus selalu berusaha untuk menjadi orang yang dipercaya. Apalagi bekerjanya di sektor kesehatan yang sangat erat dengan nyawa manusia. Sehingga kepercayaan itu menjadi hal yang utama.
Sementara, ‘K’ yang kedua adalah Komitmen. Sebagai nakes menurut motivator yang telah memotivasi ratusan ribu orang di 34 provinsi dan puluhan negara ini, kita harus selalu melaksanakan janji. Tepati, jangan sampai mengingkarinya. Sehingga seluruh mitra terutama para pasien dan keluarganya selalu mempercayainya.
"Terakhir, "K" yang ketiga adalah Konsisten. Lakukan semua aktivitas terutama dalam bekerja secara konsisten. Ini sangat penting karena erat kaitan dengan kredibilitas sebagai nakes," ucap Dr Aqua.
Sangat Ketat
Dosen luar biasa mata pelajaran Ilmu Komunikasi di semua Sekolah Staf dan Komando (Sesko) di lingkungan TNI itu mengingatkan peserta untuk selalu bijak menggunakan waktunya. Hal tersebut bukan hanya tentang uang tapi bagaimana kesempatan yang datang harus dapat dimaksimalkan menjadi peluang-peluang kebaikan.
Oleh karena itu, manfaatkanlah waktu sebaik-baiknya dengan berbuat sebanyak mungkin kebaikan sosial, termasuk dengan pekerjaan atau profesi yang melekat pada diri kita.
Menurutnya dari sedikit hal di dunia ini yang tidak pernah kembali salah satunya adalah waktu. Untuk itu jangan pernah menyia-nyiakan waktu apalagi menyalahgunakankan karena akan menyesal sendiri.
"Biasanya orang yang mampu memanfaatkan waktunya secara optimal akan meraih kesuksesan. Kondisinya bertolak belakang dengan mereka yang menyia-nyiakan waktunya. Akan menyesal di kemudian hari," ujar pembicara laris itu.
Orang yang jadwalnya padat, tutur Dr Aqua, biasanya sangat ketat mengatur waktunya. Dengan begitu semua agendanya bisa terlaksana dengan baik dan optimal.
Penulis buku-buku "super best seller" itu mencontohkan dirinya. Dalam minggu ini (pekan lalu-red) jadwal Sharing Komunikasi dan Motivasinya di enam kota di Jawa Timur dan Jawa Tengah sebanyak 15 sesi selama empat hari. Rata-rata sehari bicara tiga sesi minimal enam jam.
"Hingga akhir tahun ini jadwal saya lumayan padat termasuk menghadiri Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Meski semuanya sudah terjadwal namun tetap fleksibel.
Setiap saat agendanya dapat berubah, disesuaikan dengan kondisi yang ada dan kesiapan panitia yang mengundang saya untuk melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi," terang Staf Ahli Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Bidang Komunikasi Publik itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/040921nakes.jpg)