Rabu, 29 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Warga Tlogomulyo Semarang Patungan Beri Uang Transport Relawan Vaksinasi

warga Kelurahan Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan Kota Semarang patungan demi uang saku relawan vaksinasi.

Tayang:
LPMK Tlogomulyo
Warga Tlogomulyo mengikuti vaksinasi di balai kelurahan beberapa hari lalu.  

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Antusiasme warga Kelurahan Tlogomulyo, Kecamatan Pedurungan mengikuti vaksinasi sangat tinggi.

Belum lama ini, Dinas Kesehatan Kota Semarang mengalokasikan 6.000 dosis vaksin untuk warga kelurahan tersebut.

Vaksinasi dilakukan selama lima hari di balai kelurahan agar antrean tidak membludak.

Jam kedatangan pun diatur agar tidak terjadi kerumunan. 

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Tlogomulyo, Anwar Effendi mengatakan, demi kelancaran vaksinasi di kelurahannya, pihaknya mencari relawan untuk membantu petugas Puskesmas.

"Dari Puskesmas menyediakan vaksin, vaksinator, dan petugas yang mengecek kesehatan serta tekanan darah. Karena antusiasme tinggi, kami lakukan pemberdayaan masyarakat dan menggandeng relawan," jelas Anwar, Senin (6/9/2021).

Dia mengatakan, ada 55 relawan.

Mereka merupakan mahasiswa tingkat akhir jurusan kesehatan yang bersedia membantu petugas melakukan skrining, mengecek tekanan darah, mendata warga, mengatur antrean, dan mengarahkan warga yang hendak vaksin.

Disebutkan, ada 11 RW di Tlogomulyo.

Masing-masing sepakat saweran untuk relawan.

Saweran tersebut untuk konsumsi dan transport para relawan

"Masing-masing RW sepakat iuran sebesar Rp 600 ribu untuk konsumsi relawan yang kita gandeng dan uang transport besarnya sekitar Rp 50 ribu per orang," rincinya. 

Selain saweran setiap RW, pihaknya juga menggandeng donatur untuk menyewa tenda dan kebutuhan lain mendukung kegiatan vaksinasi

Menurutnya, pemberdayaan warga ini dilakukan karena antusiasme warga yang cukup tinggi mendapatkan vaksin. 

"Apalagi, saat ini pemerintah sedang melakukan percepatan. Stok vaksin juga terbatas. Apa yang kami lakukan ini wujud untuk membantu pemerintah secara swadaya namun tidak memberatkan warga," terangnya.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved