Berita Semarang
Tanoto Foundation Gandeng Tribun Jateng Latih Guru Menulis di Media Massa
Tanoto Foundation memfasilitasi guru-guru dan kepala sekolah di Jawa Tengah sebagai fasilitator daerah mengikuti pelatihan praktik menulis.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG- Tanoto Foundation memfasilitasi guru-guru dan kepala sekolah di Jawa Tengah sebagai fasilitator daerah mengikuti pelatihan dan pendampingan menulis praktik baik.
Tanoto menggandeng Tribun Jateng (Tribunnews Network) pada pelatihan ini karena difokuskan praktik menulis di media massa.
Koordinator Program Tanoto Foundation, Nurkolis menyampaikan kegiatan ini berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk mendorong dan menguatkan berbagai inisiatif menarik dari Tanoto.
"Kami bekerja sama dengan media massa Tribun Jateng untuk memfasilitas pelatihan. Sekaligus hasil karya para guru akan diterbitkan di Tribun Jateng," kata Nurkholis saat membuka acara pelatihan yang dilakukan secara daring, Rabu (8/9/2021).
Para guru tentunya sudah bisa menulis, lantaran pengalaman menulis berbagai karya semisal artikel dan karya ilmiah.
Namun demikian, ada perbedaan praktik menulis yang biasa dilakukan para guru dengan cara penulisan di media massa.
Pemimpin Redaksi Tribun Jateng, Erwin Ardian menyampaikan, kompetensi menulis para guru sudah tidak diragukan lagi.
"Pelatihan singkat ini memperkenalkan bagaimana teknik menulis, efisien, dan bagus. Menulis di media berbeda dengan tulisan umum karena ada penyesuaian," kata Erwin.
Ia memberikan contoh, tulisan yang kerap dilakukan para guru biasanya panjang.
Namun demikian, dalam surat kabar ada keterbatasan space sehingga tulisan harus diringkas namun tidak menghilangkan esensi.
"Kami sangat senang dan menyambut baik pelatihan menulis ini. Seperti yang dilakukan founding father kami, Jakob Oetama yang juga pernah jadi guru, sehingga kami mengapresiasi apa yang dilakukan para guru di negeri ini," ucapnya.
Ia berharap, praktik menulis baik di media massa ini bisa menggairahkan literasi membaca dan menulis.
Lambang negara maju ditentukan minat baca dan menulis warganya yang tinggi serta menghasilkan tulisan berbobot.
Narasumber pelatihan yakni News Manager Tribun Jateng, Iswidodo.
Peserta pelatihan adalah puluhan guru dan kepala sekolah yang merupakan fasilitator daerah dari Kota Semarang, Kendal, Banyumas, dan Cilacap.