Breaking News:

Berita Pekalongan

Demi Ingin Beli HP, Pemuda di Pekalongan Ini Menjambret, Ngebut Kabur Malah Tabrak Mobil di Depannya

Usai menjambret, Demas Apriyogi (22), warga Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah terjatuh dari kendaraannya.

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: moh anhar

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Demas Apriyogi (22), warga Desa Rowokembu, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah terjatuh dari kendaraannya usai menabrak mobil yang ada di Jalan Raya Wonopringgo lantaran mengendarai sepeda motor dengan kecepatan tinggi usai menjambret tas milik warga.

"Jadi kronologisnya, saat itu pada Rabu (8/9/2021) sekitar pukul 20.30 WIB korban berinisial AR berboncengan dengan suaminya hendak menengok anaknya di wilayah Bojong. Karena di traffic light Sedayu Wonopringgo warna merah, korban berhenti, tiba-tiba tersangka dari arah belakang langsung menarik tas korban hingga tali tas terputus," kata Kapolres Pekalongan AKBP Arief Fajar Satria saat menggelar press release di halaman Mapolres setempat, Jumat (10/9/2021).

Baca juga: Siapkan Sistem Peringatan Banjir Dini di Semarang, Kini Dilengkapi CCTV Pantau Debit Air

Baca juga: LPPM USM Semarang Gelar Workshop dan Coaching Clinic

Baca juga: Atta Halilintas Minta Maaf dan Beberkan Sanksi Pemain AHHA PS Pati yang Lakukan Tendangan Kungfu

Setelah menguasai tas milik korban, tersangka pergi mengendarai sepeda motornya ke arah Kajen dengan kecepatan tinggi.

Kurang lebih 300 meter dari tempat kejadian tersangka penjambretan ini menabrak mobil yang ada di depannya.

"Di saat bersamaan ada petugas dari Polsek Wonopringgo sedang melaksanakan patroli. Kemudian anggota polsek langsung mengamankan tersangka beserta barang bukti hasil jambret," imbuhnya.

AKBP Arief mengungkapkan, saat dilakukan pemeriksaan tersangka mengakui perbuatannya.

"Korban ternyata sudah diincar oleh tersangka. Hasil pemeriksaan, ternyata tersangka pada tahun 2018 terlibat kasus psikotropika serta senjata tajam dan mendapatkan vonis 2 tahun," ungkapnya.

Guna mempertanggungjawabkan atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 365 ayat (1) KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana 9 tahun penjara.

Sementara itu, Demas mengaku melakukan perbuatannya karena ingin membeli handphone baru.

Dalam aksinya ia melakukan sendirian.

Baca juga: Warga Jepara Geram, Dua Malam 7 Dinamo Pemotong Kayu Dicuri 

Baca juga: Nonton TV Online Ini Link Live Streaming Persik Kediri Vs Borneo FC BRI Liga 1 2021

Baca juga: Masih Ada Warga Tak Kenakan Makser di Keramaian, Polsek Bae Kudus Bagikan Masker Gratis

"Saya sudah mengincar korban, korban saya buntuti dari wilayah Gemek Kedungwuni. Sampai di pertigaan Sedayu, tas korban langsung saya tarik," katanya.

Ia mengungkapkan, baru pertama kali menjambret.

"Pekerjaan setiap harinya saya buruh bangunan," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved