Selasa, 28 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Inilah Gambaran Nanti Setelah Proyek Normalisasi Sungai Beringin Berjalan

Proyek normalisasi sungai Beringin di wilayah Ngaliyan dan Mangkang terus dikebut.

Penulis: iwan Arifianto | Editor: Catur waskito Edy
Iwan Arifianto
Pengguna jalan melintas di jembatan Mangkang Pantura yang bakal ditinggkan imbas dari normalisasi sungai Beringin, di Kota Semarang, Sabtu (11/9/2021). 

"Rel kereta perlu ditinggikan dari 1,5 meter hingga 2 meter," ucapnya.

Pihaknya, sudah menyurati KAI  untuk rencana tersebut.

Sejauh ini belum ada respon dari KAI.

"Kemungkinan KAI belum ada anggaran untuk perbaikan," katanya.

Ia mengatakan, semisal KAI tak meninggikan jembatan rel tersebut maka nanti ada penyempitan saluran di bawah jembatan tersebut.

Hal itu tak mengancam rel kereta terendam karena nantinya sungai Beringin lebih lebar.

"Hanya saja penyempitan itu akan mengancam abutment di jembatan rel karena terjadinya penyempitan arus di sungai," bebernya.

Selain itu, ia mengatakan, jembatan Mangkang di pantura akan dinaikan.

Jembatan dinaikan karena bentangan sungai bertambah.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Bina Marga untuk membongkar jembatan tersebut," terangnya.

Ia menyebut, proyek normalisasi sungai Beringin dilakukan sepanjang 4 kilometer.

Progres pekerjaan normalisasi DAS Beringin Kota Semarang untuk proyek Multi years contract (MYC) progres 33,7 persen.

Sedangkan single year contract (SYC) mencapai 104 persen.

"Nilai proyek capai Rp232 miliar multi years," ucapnya.

Ia menambahkan, tak hanya proyek normalisasi sungai Beringin yang dilakukan pihaknya dalam mengatasi banjir dan rob di Kota Semarang.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved