Jumat, 17 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

Polisi Buru Komplotan Pencuri dan Penipu yang Sasar Pedagang Kecil di Mangkang

Polsek Ngaliyan belum mendapat laporan adanya aksi penipuan dan pencurian yang menimpa pedagang di sepanjang jalan Mangkang.

"Pelaku beralasan cuma bawa Rp 10 ribu dan akan ambil uang di ATM. Pelaku menaruh uang di gerobak tapi diambil lagi. Saat akan ke ATM pelaku pinjam ponsel saya dengan alasan untuk memoto saldonya," kata dia.

Saat diminta ponselnya Fajri menolak. Sebab sebelumnya, dia mendapat informasi dari pedagang siomay yang menjadi korban penipuan.

"Korban pernah cerita ke saya mengenai kejadiannya dan ciri-ciri pelaku. Kejadiannya sama dengan saya alami," ujarnya.

Menurutnya, saat itu pelaku memborong dagangan siomay milik korban. Namun rupanya pelaku beralasan tidak membawa uang dan akan pergi ke mesin ATM.

"Saat itu pelaku juga meminjam ponsel korban untuk memoto saldo ATM.

Pedagang siomay itu akhirnya meminjamkan ponselnya ke pelaku. Karena saat itu pelaku memberikan jaminan ponselnya. Namun rupanya saat dicoba ponsel pelaku itu kondisi rusak. Atas dasar itu saya menolak," jelasnya.

Fajri terus beralasan saat pelaku meminta ponsel. Namun rupanya pelaku terus memaksanya agar mau meminjamkan ponselnya.

" Saat ada pembeli lainnya datang, pelaku berhenti memaksa. Kemudian pelaku pergi dengan alasan akan mengambil uang di ATM dan tidak kembali lagi," tandasnya.

Kejadian serupa juga dialami pedagang es kelapa muda, Nur Hasanah. Ciri-ciri pelaku dan modus yang disebutkan sama dengan korban sebelumnya.

"Saat itu ada dua orang mau memborong dagangan saya. Pelaku mau membeli 15 butir kelapa muda dan dipilihkan yang bagus. Otomatis saya melayani pelaku," ujar dia.

Menurutnya, saat sedang memilih kelapa, satu diantara pelaku telah berada di meja dagangannya  mengambil ponsel dan uang hasil penjualan sebesar Rp 200 ribu.

"Saat ada pembeli  lainnya yang datang, pelaku menyebut belum bawa uang dan langsung pergi menggunakan motor Saya cek ponsel sudah hilang," tuturnya.

Menurut dia, ciri-ciri satu diantara pelaku itu postur badan tinggi, perut  buncit, rambutnya keriting agak panjang dan diikat. Kemudian pelaku satunya postur tubuh agak pendek.

"Motornya saya kurang tahu naiknya karena dipakir di sebelah warung," ujar dia.

Ia mengatakan kejadian terjadi sekitar dua bulan yang lalu. Namun hingga saat ini dirinya belum melayangkan laporan ke polisi

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved