Berita Viral
Viral Gerombolan Monyet di Martapura Serang Perkampungan Warga
Video gerombolan kera menyerang perkampungan warga di Martapura, Kalimantan Selatan beredar di media sosial.
Penulis: Adelia Sari | Editor: abduh imanulhaq
TRIBUNJATENG.COM - Video gerombolan kera menyerang perkampungan warga di Martapura, Kalimantan Selatan beredar di media sosial.
Video itu diunggah oleh akun Instagram @info_kejadian_banjarmasin pada Senin (13/9/2021).
Video yang direkam warga dari dalam rumah itu memperlihatkan puluhan monyet menyerang perkmapungan warga.
Monyet-monyet itu atap rumah warga, kemudian berlarian ke jalan dan menuju rumah lainnya.
Baca juga: 54 Siswa Positif Covid-19 Setelah Sekolah PTM, Berawal dari Satu Murid yang Mengalami Demam
Baca juga: Inilah Rincian Harta Kekayaan Megawati Soekarnoputri Terkini, Punya 13 Mobil & 29 Bidang Tanah
Baca juga: Top Skor dan Klasemen Liga 1 2021: PSIS Semarang Buntuti Persib Bandung
Baca juga: 5 Aplikasi Penghasil Uang 2021 Pakai Rupiah, Semua Bisa Didapatkan di Google Play Store Android
Bahkan monyet-monyet itu menimbulkan suara sangat gaduh ketika berlarian di atas atap rumah.
"Wadidaw banyaknya, ya Allah, ya Allah" ucap perekam video.
Suasana perumahan tersebut sangat sepi dan tidak ada warga yang keluar.
Dari keterangan yang ditulis pengunggah, insiden itu terjadi di Sungai Sipai Martapura, Kalimantan Selatan pada Senin, 13 September 2021.
"Banyak banar warik nya
Kejadian senin tgl 13 septmber sekitar jam 11an siang
Lokasi : Sungai Sipai Martapura" tulis pengunggah.
Video ini pun mendapat banyak komentar dari para netizen.
@yayuk.setyowati "Habitatnya berarti kegusur, entah karena banjir atau kebakaran, atau disengaja digusur"
@hany_s.s.s "Di tempat Q di handil bakt juga Tomben 2 hari ini warik berkeliaran"
@bcw_advance_banjarbaru "Kasih makan kalo kygtu... itu kasihan semuanya pd kelaparan"
@kenal_kh6 "kya ini pang hutan di gunduli mang ae jadi nya kya ini ksian:("
@hamuzie "kayak difilm Planet of the Apes aja lagi ih, kelaparan pinanya"
Diduga monyet-monyet tersebut lapar hingga masuk pemukiman warga.
Hingga berita ini ditulis video ini sudah dilihat sebanyak 40 ribu kali.
Namun belum ada keterangan resmi terkait kejadian ini. (*)