Berita Nasional
Indonesia Akan Kucurkan Bantuan Dana USD 3 Juta untuk Afghanistan
Pemerintah Republik Indonesia akan mengucurkan dana bantuan sebesar USD 3 juta kepada masyarakat Afghanistan untuk penanganan kemanusiaan.
TRIBUNJATENG.COM, JENEWA - Pemerintah Republik Indonesia akan mengucurkan dana bantuan sebesar USD 3 juta kepada masyarakat Afghanistan untuk penanganan kemanusiaan.
Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi yang hadir dalam acara Pertemuan Tingkat Tinggi Perserikatan Bangsa-Bangsa atau PBB untuk Situasi Kemanusiaan di Afghanistan pada Senin (13/9/2021) secara virtual.
Pemberian bantuan tersebut sebagai komitmen Indonesia untuk kemanusiaan bagi masyarakat Afghanistan.
Baca juga: Trump Khawatir Senjata Amerika yang Tertinggal di Afghanistan Dimodifikasi China & Rusia
Baca juga: Warga Afghanistan Makin Miskin: Kami Tak Punya Apa-apa untuk Dimakan
Baca juga: Adik Mantan Wapres Afghanistan Ditembak Mati Taliban, Warga Dilarang Kubur Jenazahnya
Baca juga: Taliban Eksekusi Mati Tentara Afghanistan Kemudian Diarak, Videonya Dishare Ke Medsos
Menlu Retno menegaskan bahwa komunitas internasional memegang tanggung jawab untuk memastikan tersampaikannya bantuan secara cepat dan lancar.
“Indonesia berkomitmen memberikan bantuan sebesar USD 3 juta kepada masyarakat Afghanistan, melalui mitra lokal yang terpercaya,” disampaikan Menlu RI sebagai dukungan konkret Indonesia.
Selain Menlu RI, juga hadir para Menlu dari 35 negara antara lain Jerman, Inggris, Turki, Pakistan, Iran, Uni Emirat Arab, dan Norwegia.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh pejabat tinggi setingkat Menteri dari seluruh negara anggota PBB dan organisasi internasional.
Adapun, PBB memperkirakan lebih dari 11 juta warga Afghanistan membutuhkan bantuan kemanusiaan darurat.
Untuk itu, dibutuhkan setidaknya pendanaan yang cukup besar yakni sebesar USD 606 juta atau setara dengan Rp 8,6 triliun.
Sekjen PBB, Antonio Guterres ketika menghadiri secara virtual Pertemuan Tingkat Tinggi PBB untuk Situasi Kemanusiaan di Afghanistan pada Senin (13/9/2021).
Sekjen PBB menyampaikan bahwa kondisi kemanusiaan di Afghanistan telah menjadi satu di antara krisis kemanusiaan terparah di dunia dalam sejarah.
Situasi kemanusiaan ini makin diperparah dengan adanya kekeringan, kerusakan infrastruktur layanan publik mendasar, serta pandemi COVID-19.
Sekjen PBB menghimbau dukungan negara-negara, terutama membantu secara finansial untuk memastikan keberlangsungan bantuan bagi masyarakat Afghanistan yang membutuhkan.
(*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul PBB Butuh Dana USD 606 Juta untuk Bantu 11 Juta Orang Afghanistan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/menteri-luar-negeri-ri-retno-marsudi.jpg)