Berita Internasional
Ilmuwan India Olah Limbah Rambut Manusia Jadi Pupuk dan Pakan Ternak
Tim ilmuwan India telah menemukan solusi unik untuk mengubah rambut menjadi pupuk dan pakan ternak.
TRIBUNJATENG.COM, MUMBAI - Di India, sekitar 300.000 ton rambut manusia menjadi limbah setiap tahunnya.
Meski jenis limbah satu ini dapat terurai secara hayati, pembuangannya yang tidak terkendali dapat menyebabkan penyumbatan dan masalah lingkungan serius lainnya.
Untuk mengurangi dampak berbahaya dari limbah keratin terhadap lingkungan, tim ilmuwan India yang dipimpin oleh Wakil Rektor Institut Teknologi Kimia Mumbai, Profesor AB Pandit telah menemukan solusi unik untuk mengubah rambut menjadi pupuk dan pakan ternak.
Baca juga: Menlu Belanda Mengundurkan Diri karena Tak Bisa Tangani Evakuasi dari Afghanistan dengan Baik
Dikutip dari Sputnik News, Jumat (17/9/2021), Kementerian Sains dan Teknologi India dalam sebuah pernyataannya pada Kamis kemarin mengatakan bahwa limbah rambut atau bulu berbahaya bagi lingkungan karena bisa menimbulkan gangguan pada kesehatan masyarakat.
"India menghasilkan sejumlah besar bulu atau rambut manusia, limbah bulu unggas, dan limbah wol setiap tahun," sebut kementerian tersebut.
"Limbah ini dibuang, dikubur, digunakan untuk penimbunan atau dibakar.
Tentu saja ini dapat meningkatkan bahaya lingkungan, polusi, dan ancaman terhadap kesehatan masyarakat serta meningkatkan emisi gas rumah kaca," kata kementerian tersebut.
Menariknya, limbah ini disebut tidak hanya dapat digunakan sebagai pupuk saja, namun juga pakan ternak.
"Limbah ini dapat dimanfaatkan karena merupakan sumber asam amino dan protein yang murah, sehingga berpotensi untuk digunakan sebagai pakan ternak dan pupuk," jelas kementerian itu.
Tim ilmuwan menggunakan oksidasi lanjutan dan mengubah limbah tersebut menjadi pupuk dan pakan ternak yang dapat dipasarkan.
Bagian terpenting dari keseluruhan prosesnya adalah pra-perawatan yang diikuti dengan hidrolisis keratin menggunakan teknik yang disebut Kavitasi Hidrodinamik.
Saat ini, para ilmuwan bekerja sama dengan Revoltech Technologies Private Limited, Gujarat, dalam mengembangkan solusi yang dipatenkan ini untuk implementasi skala besar.
Sebelumnya, metode konversi limbah keratin yang digunakan adalah intensif energi, yang berbahaya secara kimia dan mahal.
Namun melalui temuan terkait pemanfaatan limbah rambut ini, tentunya dapat menjadi teknik alternatif yang dikembangkan bahkan tiga kali lebih murah dan ramah lingkungan. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ilmuwan India Temuan Peluang Gunakan Rambut Manusia untuk Pakan Ternak
Baca juga: Krisdayanti Beberkan Gaji Anggota DPR Tuai Kontroversi Jadi Trending Twitter
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-rambut.jpg)