Berita Karanganyar
13 Peserta Ikuti Ujian Susulan PPPK Guru di Karanganyar
Mereka tidak hadir karena berbagai alasan seperti terkonfirmasi positif Covid-19 hasil rapid antigen, sakit dan tanpa keterangan.
Penulis: Agus Iswadi | Editor: M Syofri Kurniawan
TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Sebanyak 13 peserta mengikuti ujian susulan tahap pertama Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi guru di SMKN 1 Karanganyar, Sabtu (18/9/2021) pukul 13.00.
Sebelumnya, ujian PPPK guru tahap pertama telah dilangsungkan di tiga sekolah selama tiga hari mulai Senin (13/9/2021) hingga Rabu (15/9/2021).
Tiga sekolahan itu meliputi SMAN 1 Karanganyar, SMKN 1 dan SMKN 2 Karanganyar.
Baca juga: Taman Sakral Tawangmangu Karanganyar, Tawarkan Indahnya Bunga Sakura dan Panorama Gunung Lawu
Pelaksana Lapangan Ujian P3K Guru Kabupaten Karanganyar, Sawaldi menyampaikan, peserta ujian kali ini diikuti 20 peserta yang sebelumnya tidak hadir dalam ujian P3K tahap pertama.
Mereka tidak hadir karena berbagai alasan seperti terkonfirmasi positif Covid-19 hasil rapid antigen, sakit dan tanpa keterangan.
"Sebelumnya kita telah usulkan ke provinsi, peserta yang tidak hadir ujian tahap pertama.
Pemerintah tetap mengakomodir peserta yang kemarin (ujian tahap pertama) tidak hadir," katanya kepada Tribunjateng.com.
Dari 20 peserta yang mengikuti ujian susulan tahap pertama ini ada peserta yang tidak hadir.
Lanjutnya, ada satu peserta yang tidak hadir karena terkonfirmasi positif Covid-19 hasil rapid antigen, dua peserta sudah resign dan empat peserta tanpa keterangan jelas.
"Data kan sudah terkunci di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan per 30 Juni 2020.
Maka beliau masih terdata di situ dan berhak mengikuti ujian ini.
Tapi resign pada 2021.
Ada 1 peserta yang positif (hasil rapid antigen).
Itu nanti solusinya kita laporkan ke provinsi dan pusat.
Nanti regulasinya seperti apa.
Apakah ada susulan apa tidak, kita tidak tahu," jelasnya.
Adapun terkait hasil ujian P3K guru tahap pertama masih menunggu informasi dari pemerintah pusat.
Sawaldi menuturkan, kemungkinan menunggu hasil ujian susulan tahap pertama hari ini.
"Formasi P3K guru 1.633. Kalau masih kosong, akan ada ujian tahap kedua diikuti peserta yang belum lolos ujian tahap pertama dan pelamar dari swasta (sekolah).
Kalau masih kosong lagi ada ujian tahap ketiga tapi peserta lintas kabupaten," ungkap Sawaldi.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ada 1.952 pelamar yang mendaftarkan diri dalam pendaftaran P3K guru tahun ini.
Akan tetapi dari jumlah tersebut yang lolos administrasi mengikuti ujian tahap pertama ada 1.726 peserta.
Sedangkan sisanya 226 orang akan mengikuti ujian tahap kedua apabila setelah diumumkan ujian tahap pertama ternyata formasi yang tersedia tahun ini masih kosong. (Ais)
Baca juga: Lawu Park Tawangmangu Karanganyar Jadi Pilot Project Penggunaan Aplikasi Pedulilindungi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/peserta-ujian-p3k-guru-sebelum-memasuki-ruang-ujian-di-smkn-1-karanganyar.jpg)