Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Cerita Nakes Selamat dari KKB di Kiwirok: Lompat Jurang Tetap Dikejar, Dianiaya & Dilecehkan

Aksi brutal KKB Papua yang menyerang ke Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang, pada Senin (13/9/2021) menyisakan cerita yang menyedihkan di tengah para

Editor: m nur huda
KOMPAS.COM/DHIAS SUWANDI
Para Nakes Puskesmas Kiwirok, tengah menceritakan pengalaman pahitnya saat diserang KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Senin (13/9/2021). Saat ini mereka sudah berhasil dievakuasi ke Jayapura dengan menggunakan helikopter milik TNI, Jayapura, Papua, Jumat (17/9/2021) 

TRIBUNJATENG.COM, PEGUNUNGAN BINTANG - Aksi brutal Kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menyerang ke Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, pada Senin (13/9/2021) menyisakan cerita yang menyedihkan di tengah para tenaga kesehatan (nakes).

KKB Papua tersebut membakar sejumlah fasilitas umum, salahsatunya adalah Puskesmas Kiwirok.

Saat itu ada sembilan nakes yang ada di Puskesmas Kiwirok.

Akibat kejadian tersebut, satu suster yang bernama Gabriella Meilan ditemukan tewas di dalam jurang sedalam 30 meter.

Distrik Kiwirok adalah salah satu kawasan terpencil di Pegunungan Bintang Papua.

Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021).
Kebulan asap yang berasal dari sejumlah bangunan yang dibakar KKB di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Senin (13/9/2021). (Istimewa)

Untuk menuju Kiwirok hanya bisa dijangkau dengan penerbangan dari Distrik Oksibil selama 30 menit.

Jika berjalan kaki, biasanya masyarakat setempat membutuhkan waktu dua malam dari Oksibil menuju Kiwirok.

Selain karena kawasan tersebut dipenuhi perbukitan yang cukup tinggi, akses jalan juga belum dibuka.

Marselinus Ola Attanila adalah tenaga kesehata Puskesmas Kiwirok yang menjadi salah satu korban selamat dari penyerangan brutal KKB.

Ia bercerita di hari kejadian para nakes sudah siaga karena mendapatkan kabar jika KKB akan menyerang Pos Pamtas.

Ternyata puskesmas adalah lokasi pertama yang diserang puluhan anggota KKB.

Mereka datang dan memecahkan kaca puskesmas.

Kemudian menyiram bensin dan membakar puskesmas.

Para pelaku kemudian bergerak ke barak dokter yang dijadikan persembunyian dokter, suster dan mantri.

Mereka kemudian membakar barak dokter sehingga para tenaga kesehatan keluar dari persembunyian untuk menyelamatkan diri.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved