Berita Artis
Selain Cicit HS Tjokroaminoto, Maia Estianty Juga Cucu Istri Pertama Soekarno
Namun tak banyak orang tahu, Maia Estianty juga merupakan cucu Oetari Tjokroaminoto.Siti Oetari adalah istri pertama Presiden RI pertama Ir Soekarno
Penulis: Puspita Dewi | Editor: abduh imanulhaq
Selain Cicit HS Tjokroaminoto, Maia Estianty Juga Cucu Istri Pertama Soekarno
TRIBUNJATENG.COM - Maia Estianty memang dikenal sebagai artis berdarah biru.
Selama ini, Maia Estianty lebih dikenal sebagai cicit dari salah satu oendiri Sarekat Islam, HOS Tjokroaminoto.
Namun tak banyak orang tahu, Maia Estianty juga merupakan cucu Oetari Tjokroaminoto.
Siti Oetari adalah istri pertama Presiden RI pertama Ir Soekarno (Bung Karno).
Kisah tentang Siti Oetari banyak diulas diantaranya soal ia ternyata tak pernah disentuh Bung Karno.
Baca juga: Soekarno Sempat Rencanakan Melarikan Diri Imbas Peristiwa G30S/PKI, Tapi Gagal Gara-gara Ini
Baca juga: Fidel Castro Terbahak-bahak Dengar Jawaban Soekarno Soal Rokok, Peci hingga Tongkat, Ini Kisahnya
Baca juga: Dilamar Tiga Miliarder, Ratna Sari Dewi Justru Memilih Soekarno, Terungkap Alasannya
Baca juga: Cerita saat Soekarno Digoda Pramugari Cantik Rusia, Niatnya Mau Dieksploitasi Ternyata Gagal Total
Siti Oetari tetap suci sampai akhirnya Bung Karno menceraikannya secara baik-baik.
Dilansir dari akun Instagram pribadi Maia Estianty, Oetari merupakan anak sulung dari HOS Tjokroaminoto sekaligus istri pertama dari Presiden RI Soekarno.
"My grandmother, Oetari Tjokroaminoto, was the first wife of the first president of Republic Indonesia, Soekarno....
Nenek saya ini, Oetari Tjokroaminoto adalah istri pertama Presiden RI yg pertama, Soekarno.
#maiaestianty #diarymaia #soekarno #istrisoekarno," tulis akun Instagram @maiaestiantyreal pada 9 Agustus 2017.
H.O.S Tjokroaminoto merupakan seorang guru yang dihormati oleh Soekarno.
Tinggal bertahun-tahun di rumah HOS Tjokroaminoto membuat pria yang bernama kecil Kusno itu jatuh hati kepada putri sulung HOS Tjokroaminoto, Oetari.
Setelah sejumlah kisah romansa dijalani Soekarno dan Oetari, termasuk rayuan maut Soekarno, keduanya menikah pada 1921.
Saat itu, Soekarno berusia 20 tahun, sedangkan Oetari 16 tahun.
Dalam otobiografi Bung Karno: Penyambung Lidah Rakyat Indonesia, kepada Cindy Adams, Soekarno bahkan mengatakan tidak pernah "menyentuh" Oetari.
Oetari tetap dijaganya dalam keadaan "suci".
Namun, ini bukan berarti karena Soekarno tidak menyayangi Oetari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/maia-estianty_20161101_232559.jpg)