Berita Semarang
Sisi Lain Agus Dartono, Purnawirawan Polri Jadi Manusia Silver di Semarang, Kenapa Tak Disukai Warga
Agus Dartono (61) purnawirawan Polri jadi manusia silver ternyata memiliki sisi lain. Agus tak disukai para tetangganya lantaran perilakunya.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: moh anhar
Akan tetapi sudah menampung banyak keluhan warga terkait Agus Dartono, terutama tetangga sekitar rumahnya.
Sebenarnya, ia juga akan mendekati Agus agar terjalin komunikasi yang baik dengan warga.
Baca juga: Inilah Sosok Lodewijk Freidrich Pengganti Azis Syamsuddin Sebagai Wakil Ketua DPR RI dari Golkar
Baca juga: Duta Besar Belanda Bertemu Ganjar Pranowo, Lanjutkan Kerja Sama Penanganan Banjir dan Rob
"Kami akan kembali melakukan pendekatan, mengingatkan, sekaligus saling bantu ketika ada masalah," terangnya.
Ada beberapa pernyataan Agus yang tak sesuai dengan kondisi kehidupannya sehari-harinya.
"Bisa dibilang apa yang disampaikan di media itu tak sesuai kenyataannya," terangnya.
Senada, Ketua RW 15 Sendangmulyo, Mulyandono (63) mengaku, kaget mendengar Agus Dartono ditangkap Satpol PP saat menjadi manusia silver.
Baginya kejadian itu memalukan Korps Bhayangkara.
Lantaran uang pensiunan sebagai polisi sebenarnya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari atau sekadar untuk makan.
Apalagi para anak Agus sudah mandiri.
"Kalau untuk hidup biasa, ga macem-macem seharusnya cukup.
Semisal jujur, pasti cukup mengandalkan uang pensiunan," terangnya yang juga pensiunan Polri.
Ia menyebut, enam bulan sekali Agus menemuinya untuk meminta surat keterangan pensiunan masih hidup.
Agus pernah meminta surat keterangan itu, namun tanpa tanda tangan dari ketua RT.
"Saya tolak karena harus ada tanda tangan RT.
Ternyata sama ketua RT-nya terdahulu ada masalah," paparnya.