Breaking News:

Berita Karanganyar

Pembentukan Karanganyar sebagai Smart City Terus Berproses, Dukung Wisata Prioritas Borobudur

Pembentukan Kabupaten Karanganyar sebagai smart city dalam rangka mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur terus berproses. 

Penulis: Agus Iswadi | Editor: moh anhar
TRIBUN JATENG/AGUS ISWADI
Bupati Karanganyar, Juliyatmono memberikan pengarahan saat Bimtek Penyusunan Master Plan Smart City di Aula Disdikbud Karanganyar, Kamis (30/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Pembentukan Kabupaten Karanganyar sebagai smart city dalam rangka mendukung Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur terus berproses. 

Kepala Diskominfo Karanganyar, Sujarno menyampaikan, Pemkab Karanganyar termasuk dalam daerah strategis untuk mendukung kawasan wisata prioritas Borobudur. 

Baca juga: Memudahkan Masyarakat Jepara, Bayar Pajak Daerah Bisa melalui QRIS

Baca juga: Menko Airlangga Hartarto Melepas Pengiriman 23.000 Ton Jagung Antar Pulau

Baca juga: Hendi Bertemu Dubes Belanda, Bahas Masalah Penurunan Muka Tanah

"Saat ini tim masih menyusun masterplan smart city. Kita mendapatkan bimbingan dari Kementerian Kominfo. Ada empat tahap bimtek, saat ini sudah memasuki Bimtek tahap kedua," katanya kepada Tribunjateng.com di sela Bimtek yang digelar di Aula Disdikbud Karanganyar, Kamis (30/9/2021). 

Diharapkan Bimtek penyusunan Masterplan Smart City ini selesai pada November 2021.

Dia menuturkan, ada empat aspek pendukung dalam program smart city, yakni smart government, smart society, smart economy, dan smart branding. 

"Saat ini masih tahap identifikasi. Selanjutnya setelah selesai Bimtek ada semacam roadmaps untuk pengaplikasian program, baik itu jangka pendek, menengah dan panjang," jelasnya. 

Sehingga meski nantinya kepala daerah berganti, program smart city ini akan tetap berlanjut.

 Sementara itu Bupati Karanganyar, Juliyatmono mengatakan, saat ini pelayanan publik banyak yang sudah menerapkan sistem digitalisasi.

Sehingga dalam rangka memberikan kemudahan kepada masyarakat. 

Baca juga: Media Video Efektif Tingkatkan Kebugaran Jasmani

Baca juga: Video Viral Tiga Karyawan Tempat Pijat Semarang Keracunan

Dia meminta supaya para pegawai dibekali kemampuan teknologi sehingga nantinya pemanfaatan digitalisasi dalam pelayanan publik lebih optimal. 

"SDM yang menguasai teknologi diperlukan di semua OPD, kecamatan dan desa," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved