Berita Kendal
Siswa SMK Negeri 3 Kendal Bikin Situs Jualan UMKM Sekolahjuragan.com
Siswa SMKN 3 Kendal membuat situs jual beli UMKM melalui alamat sekolahjuragan.com.
Penulis: Saiful Ma sum | Editor: Daniel Ari Purnomo
Baginya, e-commerce inilah yang bisa menjadi wadah untuk mendongkrak produk-produk lokal agar bisa dikenal masyarakat luas.
"Memang sekarang mau gak mau harus mengikuti pasar global. Kalau memang tidak bisa, nanti akan ketinggalan. Ini yang kami tunggu agar produk-produk di wilayah Kendal atas bisa terserap ke pasar global," terangnya.
Koordinator UMKM Boja, Vita Nuzulia menambahkan, saat ini sudah ada 15 UMKM yang bergabung di Kecamatan Boja.
Di antaranya bergerak di bidang pengolahan makanan, kerajinan batik, souvenir, dan beberapa produk lainnya.
Ia berharap, selain penyediaan wadah pemasaran digital, para pelaku usaha kecil pedesaan turut diberikan masukan dan bimbingan agar produk-produk yang dihasilkan bisa dikemas lebih baik lagi.
"Ini sangat membantu bagi kami. Dengan e-commerce, kami bisa dibantu memasarkan produk-produk yang ada. Setelah ini, kami harapkan terobosan lain untuk membantu perkembangan kami, agar pelaku usaha di wilayah terpencil bisa berkembang," harapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jawa Tengah Wilayah XIII Kendal, Ernest Ceti Septyanti menyebut, e-commerce yang digagas siswa SMKN 3 Kendal merupakan hal yang baru.
Karena ditujukan untuk membantu para UMKM umum dalam memasarkan produknya secara digital.
Ia mendukung penuh program tersebut sebagai jembatan atas kebutuhan masyarakat saat ini.
Terutama bagi masyarakat lokal yang membutuhkan kemudahan akses dalam menjualkan produk secara online.
"Di sisi lain, sebagai media edukasi untuk menyiapkan produk yang layak jual dan bisa tembus pasar global. Juga untuk media siswa dalam rangka menyiapkan keterampilan saat lulus nantinya," terangnya.
Ernest menjelaskan, program yang dirintis SMKN 3 Kendal ini menjadi contoh bahwa keberadaan sekolah bisa membawa dampak positif bagi masyarakat sekitar.
Terutama dalam membantu meningkatkan ekonomi masyarakat dengan mengakomodir produk-produk yang dihasilkan melalui e-commerce.
Dia berharap, akan semakin banyak sekolah-sekolah yang terinspirasi dengan langkah stategis setiap sekolah dalam menyiapkan dunia kerja untuk para lulusan.
"Ini baru pertama kali e-commerce yang dikembangkan sekolah untuk masyarakat umum. Ini bisa dimanfaatkan pelaku usaha di tingkat kabupaten hingga provinsi. Namun, perlu diperhatikan agar ke depan tidak menjadi bumerang sendiri," tegasnya. (Sam)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sekolahjuragancom-kendal.jpg)