Berita Kudus
Tinjau Tes Seleksi CASN di Solo, Bupati Kudus HM Hartopo Tekankan Pentingnya Percaya Diri
Bupati Kudus HM Hartopo menekankan pentingnya percaya diri kepada setiap peserta tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CASN dan PPPK.
Penulis: Rifqi Gozali | Editor: moh anhar
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Bupati Kudus HM Hartopo meninjau pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang berlangsung di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Kamis (30/9/2021).
Dalam kesempatan itu dia menekankan pentingnya percaya diri kepada setiap peserta tes.
"Buat adik-adik peserta tes, tetap semangat dan percaya diri. Ikuti alur pelaksanaan tes sesuai prosedur. Lakukan sesuai kemampuan masing-masing," kata Hartopo.
HM Hartopo menjelaskan, pelaksanaan tes CASN ini bersifat transparan dan hasilnya pun dapat langsung terlihat.
Baca juga: Wali Kota Hendi Bertemu Dubes Belanda, Bahas Penanganan Masalah Penurunan Muka Tanah di Semarang
Baca juga: Bupati Achmad Husein Meluncurkan Aplikasi iWarga, Bersedekah Secara Online, Amal Mudah Jadi Berkah
Baca juga: Polisi Bubarkan Kumpulan Pemuda Nongkrong di Kawasan Stasion Kebumen Seakan Tak Takut Corona
"Harapan kami dengan tes kali ini, Saya doakan semoga tetap sehat dan bisa mengerjakan apa yang diujikan. Sistemnya pun sangat transparan dan hasil bisa langsung dilihat sendiri antara lulus dan tidaknya," katanya.
Oleh karena itu, dia mengingatkan untuk tidak mempercayai seseorang atau oknum yang mengaku dapat membantu kelulusan.
"Agenda ini merupakan peluang emas bagi masyarakat yang memenuhi persyaratan mengikuti tes ujian CASN, percaya diri dengan berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai hasil yang memuaskan, Jangan percaya oknum atau joki yang mengaku dapat membantu meluluskan, karena ini tes murni tanpa rekayasa," katanya.
Hartopo siap menunggu peserta lulus tes hingga tahap akhir untuk bersama mengabdi di Kabupaten Kudus.
"Fokus kerjakan materi yang disuguhkan, optimistis dapat lulus, saya tunggu di Kabupaten Kudus untuk bersama mengabdi pada masyarakat," kata dia.
Terakhir, dia mengingatkan kepada seluruh peserta untuk selalu menerapkan disiplin protokol kesehatan di mana pun berada.
"Perlu diingat, ini masih era pandemi covid-19, Oleh karena itu jangan sampai lengah dan abai penerapan protokol kesehatan di mana pun berada," kata dia.
Sementara itu, Plt. Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Kudus, Tulus Tri mengatakan, bahwa peserta tes SKD ini merupakan peserta yang telah lolos seleksi administrasi, dengan jumlah 1.137 orang.
"Dari 496 formasi yang dibuka, terdiri dari 474 formasi PPPK Guru, Kesehatan dan Tenaga Teknis, dan 22 formasi untuk CASN," jelas Tulus.
Baca juga: Media Video Efektif Tingkatkan Kebugaran Jasmani
Baca juga: Napi Rutan Salatiga Dikumpulkan dalam Satu Ruangan: Perangi Narkoba
Baca juga: Pedagang Pasar Johar Semarang yang Setuju Hasil Undian Diminta Tempati Lapak 10 Oktober 2021
Tulus juga menambahkan besaran nilai ambang batas yang harus diraih para peserta dalam tes ujian CASN tahun ini. Dijelaskannya, masing - masing terdiri dari Tes Karakteristik Pribadi (TKP), Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), serta Tes Intelegensia Umum (TIU).
"Untuk TKP dengan nilai ambang batas minimal lulus sebanyak 166, Kemudian TWK dengan nilai ambang batas minimal lulus 65, dan TIU dengan nilai ambang batas minimal lulus 80. Khusus formasi Cumlaude, nilai ambang batas TIU sebesar 85 dan nilai total SKD sebesar 311," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/tes-seleksi-casn-di-universitas-sebelas-maret-1.jpg)