Breaking News:

Berita Banyumas

Bawa Kabur dan Setubuhi Anak Dibawah Umur, Pemuda di Banyumas Diciduk Polisi

Perbuatan tersebut diketahui setelah korban bercerita kepada orangtua hingga berujung pelaporan ke pihak yang berwajib

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muslimah
Humas Polresta Banyumas
EV seorang pemuda 16 tahun warga Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas saat diperiksa petugas dari Satreskrim Polresta Banyumas karena melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur, Kamis (30/9/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - EV seorang pemuda 16 tahun warga Kecamatan Patikraja, Kabupaten Banyumas diamankan petugas Satreskrim Polresta Banyumas karena melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur. 

Perbuatan tersebut diketahui setelah korban bercerita kepada orangtua hingga berujung pelaporan ke pihak yang berwajib. 

Kasatreskrim Polresta Banyumas, kompol Berry mengatakan, kronologis penangkapan ketika keberadaan pelaku sedang berada di rumah orangtuanya yang beralamat di Desa Kedungringin, Patikraja, Banyumas.

"Kami melakukan penangkapan terhadap tersangka setelah dilakukan interogasi awal dan pelaku telah mengakui menyetubuhi korban di sebuah kamar rumah di Desa Tipar Rawalo Banyumas", ujar Kasat Reskrim, kepada Tribunbanyumas.com, dalam keterangan tertulis, Kamis (30/9/21).

Baca juga: PSIS Semarang Tak Banyak Waktu Persiapan Jelang vs Persebaya, Ini yang Dilakukan Imran Nahumarury

Baca juga: Demi Ikuti Ujian Komputer, Puluhan Siswa di Raja Ampat Harus Seberangi Laut Selama 3 Jam

Kasat Reskrim menjelaskan kronologi kejadian tersebut di bulan Agustus bahwa korban inisial AN (13) yang beralamat di Purwokerto Barat tidak pulang ke rumah selama kurang lebih satu minggu.

Kemudian orangtua korban berusaha mencari dan akhirnya bertemu korban yang sedang bersama pelaku kemudian mengajaknya pulang. 

"Sesampainya di rumah orangtuanya bertanya kepada korban 'kamu darimana saja" yang kemudian korban menjawab 'habis pergi dengan pelaku'. 

Kemudian pelapor bertanya selama ini tidur dimana dan udah ngapain aja dengan pelaku," katanya. 

Korban kemudian menangis sambil menjawab bahwa dia telah disetubuhi pelaku. 

Atas kejadian tersebut pelapor melaporkan ke pihak Kepolisian. 

Karena perbuatannya tersangka melanggar Pasal 81 UU No. 35 Tahun 2014 Jo UU No. 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU No. 1 Tahun 2016 tentang perlindungan anak dan atau pasal 332 ayat (1) ke 1e.

"Saat ini, tersangka bersama barang bukti telah diamankan di kantor Satreskrim Polresta Banyumas untuk mengikuti proses hukum selanjutnya," jelas Kasat Reskrim.(Tribunbanyumas/jti) 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved