Berita Jakarta
WAWANCARA : Curahan Hati Saksi Sejarah Peristiwa G 30S PKI
Yasin (71),menjadi saksi sejarah atas tragedi berdarah Gerakan 30 September PKI (G30S/PKI).
Budayawan sekaligus politisi Fadli Zon mengatakan PKI memiliki akar komunisme yang panjang.
Mereka cenderung memperjuangkan ideologi menjadi sebuah bangsa dan negara.
"G30S/PKI merupakan persoalan yang cukup ideologis dan mungkin konfliknya bukan satu kali tapi berkali-kali," ucapnya.
PKI, tukas Fadli, berupaya melakukan berbagai cara untuk menggulingkan pemerintahan yang sah.
"Pada 1948 dilakukan dengan kudeta di Madiun tapi gagal dan 1965 dilakukan lagi kudeta yang kembali gagal," ucapnya.
Setiap kudeta PKI yang gagal selalu diikuti sebuah dalih seperti teror putih hatta, kemudian 1965 disebut sebagai konflik internal TNI angkatan darat.
"Kalau berbicara pertarungan 1965 kita bisa melihat bahwa PKI sangat kuat. Setelah kudeta 1948 gagal hingga tokoh kuncinya dieksekusi tapi mereka bisa bangkit dan keluar sebagai partai keempat terbesar," tutur Fadli. (Tribun Network/Reynas Abdila)
Baca juga: Kapolri Segera Panggil 57 Eks Pegawai KPK, Benarkah Novel dkk akan Ditugasi Awasi Dana Covid?
Baca juga: Tissa Biani Beri Kejutan untuk Dul Jaelani
Baca juga: Kunjungi Kampung Yoka Ganjar Tawarkan Kerja Sama Desa Jateng-Papua
Baca juga: Presiden Jokowi: PON XX Papua 2021 Sebagai Panggung Persatuan dan Persaudaraan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/diorama-kekejaman-pki-kepada-para-jenderal-di-lubang-buaya-saat-gerakan-30spki_20180928_162510.jpg)