Berita Semarang
Kronologi Pembunuhan Bayi Oleh Dua Sejoli di Ngaliyan Semarang
Dua muda mudi membunuh jabang bayinya di Ringintelu RT 04, RW 01 Kelurahan Kalipancur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang terbilang sadis.
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas | Editor: m nur huda
Rizki juga sempat membersihkan darah yang berceceran di kamar mandi rumahnya, usai dua wanita muda itu pergi.
"Sempat saya bersihkan darah tersebut, ya saya pikir satu di antara mereka sedang sakit. Karena saat berpamitan wajahnya pucat, dan saya tanya apa sedang sakit hanya dijawab tidak," jelasnya.
Meski demikian, Rizki sedikit curiga lantaran darah tersebut juga ada di di ding ventelasi yang langsung menuju lapangan voli.
"Ada darah juga di ventelasi kamar mandi, meski agak aneh, namun saya tidak begitu berpikir yang tidak-tidak," ucapnya.
Setelah membersih kamar mandi, Rizki pun meninggalkan rumah untuk pergi ke Puwodadi.
Namun pada sore hari, ia ditelpon oleh keluarga karena ditemukan jenazah bayi di belakang kamar mandi.
"Ya sangat terkejut, maka dari itu saya langsung pulang, ternyata benar warga menemukan jenazah bayi," paparnya.
Adapun Partinah, ibu dari Rizki, sempat didatangi seorang perempuan ketika ia pulang ke rumah.
"Saat saya pulang, Rizki sudah tidak di rumah. Saya juga tidak paham mendadak ada seorang wanita datang dan memberi bingkusan nasi ayam. Ia bilang terima kasih karena sudah dipinjamkan kamar mandi," jelasnya.
Partinah bercerita, wanita tersebut memakai seragam dan mengatakan pernah meminjam kamar mandi di rumahnya.
"Setelah itu ia pamitan dan pergi, saat itu sekitar pukul 13.00 WIB. Sya juga tidak tahu dia siapa," kata Partinah.
Bak mendengar suara bom di sore hari, Partinah pun sangat kaget, kala warga menemukan jenazah bayi di belakang kamar mandi rumahnya.
"Kaget sekali, apa ada hubungannya dengan wanita yang datang ke rumah. Bingung saya karena saya tidak di rumah saat pagi," imbuhnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/pembunuh-bayi-kalipancur-1.jpg)