Kamis, 21 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Semarang

HUT TNI di Jateng, Pangdam IV/Diponegoro Dorong Sinergi Bersama Perangi Ancaman Covid-19

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto ikuti upacara HUT TNI ke 76 secara virtual di lapangan Makodam, Selasa (5/10/2021).

Tayang:

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Rudianto ikuti upacara HUT TNI ke 76 secara virtual di lapangan Makodam, Selasa (5/10/2021).

Upacara virtual yang disiarkan langsung dari istana negara, juga diikuti Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yazin Maimoen, dan Forkompinda Jateng.

Pangdam mengatakan  HUT TNI 76 bertajuk Bersatu, Berjuang, Kita Pasti Menang.

Tema tersebut diambil karena situasi saat ini menghadapi ancaman yang sama yakni pandemi covid 19.

Baca juga: Kabupaten Sragen Masuk PPKM Level 2, Apakah Night Market Akan Buka?

Baca juga: Dinkes Kudus Minta Penyelenggara Vaksinasi Mencatat Warga yang NIK Belum Aktif

Baca juga: BREAKING NEWS : PSIS Resmi Perkenalkan Ian Andrew Gillan Pelatih Kepala Baru

Kondisi tersebut hanya bisa dihadapi dengan sinergitas antara TNI Polri, Pemerintah daerah, dan seluruh stakeholder.

"Dengan bersatu padu maka bisa mengatasi pandemi covid 19," tuturnya.

Pangdam berterima kasih kepada Polri, Pemerintah Daerah dan seluruh stakeholder telah membantu TNI dalam melaksanakan tugas.

Adanya sinergitas tersebut pelaksanaan tugas dapat berjalan lancar.

“Terimakasih kepada Polri, Pemda dan seluruh Stakeholder yang lain yang telah membantu TNI, sehingga dalam pelaksanaan tugas yang dilakukan oleh TNI dapat berjalan dengan lancar," tuturnya.

Selanjutnya, Pangdam juga mengucapkan selamat ulang tahun ke-76 kepada seluruh prajurit TNI di manapun bertugas, khususnya kepada prajurit Kodam IV/Diponegoro karena bertepatan hari ini berulang tahun ke-71.

“Mari bekerja sama dan saling support sehingga semuanya dapat berjalan dengan lancar sebab bersatu, berjuang, kita pasti menang," tandasnya.

Sementara itu Kapolda Jateng, Irjen Pol Ahmad Lutfi menambahkan masyarakat Jawa Tengah mengharapkan hadirnya TNI dalam penanganan Covid 19.

Bahkan pihaknya telah memerintahkan seluruh jajaran bahwa Sinergitas TNI-Polri merupakan garda terdepan dan benteng terakhir dalam penanganan covid 19.

"Tidak hanya memelihara Harkantibmas saja, melainkan dalam penanganan covid 19," tuturnya.

Kapolda mengatakan, sinergitas telah dilakukan sejak PPKM Mikro dan penanganan secara komprehensif.

Hal itu tidak bisa dilakukan sendiri, perlu adanya sinergitas dengan stakeholder lainnya.

"Alhamdulilah adanya TNI Polri dan stakeholder lainnya, Jawa Tengah mampu melakukan penestrasi covid 19," ujarnya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin mengatakan penanganan covid 19 sejak gelombang kedua, pemerintah provinsi tidak bisa melakukan sendiri.

Oleh sebab itu perlu menggadeng semua stakeholder khususnya TNI Polri.

Baca juga: 13 PKL Masih nDablek Berjualan di Jalan Simongan Kota Semarang, Satpol PP Gelo

Baca juga: FULL TIME : Persekat Tegal Kalah Tipis dari Rans Cilegon FC Hasil Akhir 2-1

Baca juga: Ini Lokasi Favorit Penjahat Melemparkan Sabu ke Dalam Lapas Semarang, Berkali-kali Gagal

"TNI memiliki data dan strategi. Kami kalau menganalogikan covid 19 tidak hanya masalah kesehatan. Saat ini kita sedang perang. Tidak hanya di Indonesia, tapi seluruh dunia sedang perang melawan covid 19," tuturnya.

Ia menuturkan, anggota TNI telah dilatih untuk mencari tahu siapa saja yang terpapar covid 19.

Bahkan TNI juga membantu pemerintah untuk mendekati dan membawa masyarakat terpapar covid 19 ke isolasi terpusat.

"Kalau yang jemput mereka (masyarakat) mau ke isolalsi terpusat baiasanya mau.  Karena masyarakat beranggapan TNI Polri yang menyelamatkan dan mengamankan kita," ujar dia. (*)

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved