Breaking News:

Berita Semarang

Potensi Belum Tergarap Maksimal, Pasar Bulu Semarang Mulai Disiapkan Jadi Bulu Creative Market

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi serius untuk merealisasikan konsep Pasar Bulu sebagai ruang aktivitas ekonomi kreatif.

Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: moh anhar
Dokumentasi Humas Pemkot Semarang
Proyek pengerjaan Bulu Creative Market, Rabu (6/10/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi serius untuk merealisasikan konsep Pasar Bulu sebagai ruang aktivitas ekonomi kreatif.

Nama Bucket atau Bulu Creative Market sendiri akan digunakan sebagai bagian dari upaya rebranding salah satu pasar yang ada di ibukota Jawa Tengah tersebut.

Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi itu pun menggandeng Komite Ekonomi Kreatif Semarang dalam merealisasikan Pasar Bulu menjadi Bulu Creative Market.

Baca juga: RSUD Kendal Mulai Buka Jam Besuk Pasien, Pengunjung Dijatah 2 Jam per Hari

Baca juga: Sumani Pembunuh Keluarga Dalang Anom Subekti Rembang Divonis Pidana Mati

Baca juga: Peternak Ayam Telur Karanganyar Terpaksa Jual Ayam, Harga Telur Keok

Adapun saat ini proses realisasi Bulu Creative Market telah sampai pada tahap penyiapan ruang oleh Dinas Tata Ruang Kota Semarang.

Beberapa pengerjaan fisik dilakukan pada ruang yang nantinya akan ditempati oleh sejumlah pelaku ekonomi kreatif di kota lumpia.

Pengerjaan tersebut antara lain seperti perapian plafon, pembenahan penerangan ruangan, hingga pengecatan ulang.

Di mana pada tahap awal sendiri pusat aktifitas Bulu Creative Market akan dipusatkan pada sektor sebelah barat lantai 3 Pasar Bulu,

Hendi sendiri mengharapkan, keterlibatan Komite Ekonomi Kreatif Semarang dapat membuat upaya pengembangan Pasar Bulu bisa lebih matang dari sebelumnya.

"Harapannya tentu secepatnya Bulu Creative Market ini bisa segera aktif, karena juga sebagai upaya membangkitkan ekonomi di masa pandemi. Tapi yang terpenting tentu saja harus matang, baik secara konsep maupun pengelolaannya, karena tujuan utamanya adalah memaksimalkan potensi Pasar Bulu," tekan Hendi.

Sementara itu, Ketua Komite Ekonomi Kreatif (Komekraf) Semarang, Gunawan Permadi, meyakinkan bila Bulu Creative Market dapat mendongkrak kembali kunjungan masyarakat ke Pasar Bulu.

Komekraf sendiri akan terlibat dalam kurasi pelaku ekonomi kreatif, pendampingan usaha, serta mempromosikan Bulu Creative Market dengan berbagai kegiatan yang akan didukung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang.

Baca juga: Pekan Pertama Pembelajaran Tatap Muka SD di Tegal, Perhatian Fokus pada Psikososial Anak

Baca juga: Curhat Oka Antara Setelah Perankan Irvan di Ikatan Cinta, Akui Keputusannya Sulit Diterima Keluarga

Baca juga: Tujuan MOTION 2021 Siapkan Desainer Muda Indonesia Jadi Tuan Rumah di Negeri Sendiri

"Proyeksi kami pada tahap awal ini Bulu Creative Market dapat menampung sekitar 30 pelaku ekonomi kreatif yang akan dikurasi oleh Komekraf. Kami prioritaskan untuk pelaku ekonomi kreatif dari Kota Semarang yang belum memiliki ruang aktifitas secara fisik," terang Gunawan.

"Upaya Komekraf Semarang nantinya juga untuk membuat Bulu Creative Market ini bisa eksis, dan ada aktifitas perdagangan yang dapat berkontribusi menggerakkan perekonomian di Kota Semarang," tegasnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved