Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

PON PAPUA 2021

Solikin Atlet Panjat Tebing Asal Jepara Berhasil Raih 2 Medali di PON Papua 2021

Solikin (27), atlet panjang tebing asal Jepara berhasil menyumbangkan dua medali untuk Kontingen Jawa Tengah di PON XX Papua 2021. 

Penulis: Mazka Hauzan Naufal | Editor: m nur huda
Dok. FPTI Jepara
Solikin (27) memamerkan medali perak yang diraih di PON XX Papua 2021. Warga Desa Mindahan, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara itu berhasil memperoleh dua medali, yakni satu perak dan satu perunggu. 

”Beda di Jawa Tengah, kami minim fasilitas. Tempat latihannya juga perlu diperbarui,” kata Solikin saat dihubungi Tribun Jateng, Sabtu (9/10/2021).

Kendati demikian, dia tidak kecewa dengan hasil yang didapatkan saat ini.

Sumbangan medali untuk Jawa Tengah tetap hal membanggakan. 

Hasil itu, ungkap dia, buah dari ketekunan berlatih selama kurang lebih tiga tahun.

Untuk itu, ia menyampaikan terima kasih kepada pelatih, tim Jawa tengah, keluarga, dan masyarakat yang selama ini memberi dukungan.

Menurutnya, di Kabupaten Jepara banyak bibit-bibit atlet panjat tebing yang bisa menorehkan prestasi di kancah nasional.

Mereka butuh tempat latihan yang memadai agar bisa terus mengasah kemampuan. Tanpa itu, sulit menorehkan prestasi yang gemilang.

Terpisah, Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Jepara Saiful Hadi mengatakan Solikin adalah satu-satunya atlet yang dikirim FPTI Jepara untuk membela Jawa Tengah di ajang PON Papua.

Menurutnya, atlet panjat tebing dari Jepara memang banyak yang bisa bersaing di level nasional.

Untuk itu pihaknya mengusulkan pembangunan fasilitas latihan kepada Pemerintah Kabupaten Jepara

Atas usulan itu, kata dia, Bupati Jepara Dian Kristiandi menjanjikan akan membangun tempat latihan untuk speed wall dan climb wall.

Dua fasilitas itu akan ditempatkan di tempat obyek wisata. Entah di Pantai Bandengan atau di Karimunjawa.

Selain untuk olahraga, juga bisa menarik wisatawan.

Dengan fasilitas itu, lanjut Saiful, atlet panjat tebing asal Jepara ini perlu hijrah ke daerah lain karena merasa di daerah sendiri minim dukungan.

”Selama ini kami latihan di Unisnu dan di GOR Jatidiri Semarang. Kalau di tempat sendiri ada, kami tidak perlu ke luar kota,” imbuhnya.

Dia berharap pada 2022 atlet panjat tebing di Jepara sudah bisa memanfaatkan fasilitas yang sudah dijanjinkan Pemerintah Kabupaten Jepara.(yun)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved