Breaking News:

Berita Jawa Tengah

Walhi Berharap Program Penanaman Mangrove Polda Jateng Berkesinambungan

Upaya Polda Jateng dalam penyelamatan pantai melalui program Mageri Segoro mendapat respons positif dari sejumlah kalangan.

"Kalau Semarang dan Pekalongan itu karena eksploitasi air tanah untuk industri maupun warga.

Sedangkan abrasi Demak diakibatkan abrasi dan modernisasi kawasan sekitar," terangnya.

Sementara itu, pakar hidrologi Universitas Diponegoro, Nelwan mengatakan tanaman mangrove terbukti efektif untuk menahan abrasi air laut.

Pihaknya mengapresiasi rencana Polda Jateng untuk menanam satu juta mangrove lewat program Mageri Segoro.

"Program bagus Polda Jateng terkait penanaman mangrove ini harus dijaga.

Mangrove punya nilai ekonomis yang tinggi. Kalau perlu nanti dipasang CCTV," tuturnya.

Ia menuturkan penanaman mangrove perlu upaya berkesinambungan agar krisis abrasi pantai di Jawa bisa diatasi.

Abrasi erlihat dengan mundurnya garis pantai yang saat ini terjadi di Demak hingga 5 Kilometer.

"Abrasi pantai di Sayung Demak adalah yang terparah di Indonesia," ujarnya.

Kapolda Jateng melalui Kabidhumas Kombes Pol M Iqbal Alqudusy mengatakan program Mageri Segoro , dijadwalkan akan di launching Kapolda Jateng pada 12 Oktober 20201.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved